AYODYA PALA FOR RADAR DEPOK LESTARIKAN SENI BUDAYA: Rapat kerja pimpinan cabang dan pelatih tari dan musik Ayodya Pala Art Center, berlangsung di gedung KONI Kota Depok, kemarin (13/5).
AYODYA PALA FOR RADAR DEPOK
LESTARIKAN SENI BUDAYA: Rapat kerja pimpinan cabang dan pelatih tari dan musik Ayodya Pala Art Center, berlangsung di gedung KONI Kota Depok, kemarin (13/5).

 DEPOK – Puluhan pimpinan cabang dan pelatih tari dan musik mengikuti rapat kerja (Raker) Ayodya Pala Art Center, yang berlangsung di gedung KONI Jalan Merpati, Pancoranmas, Depok, kemarin (13/5).

Pimpinan Ayodya Pala, Budi Agustina mengatakan, pada raker tersebut mengangkat tema Menjadi Sanggara Terdepan dan Terbaik Dalam Pelestarian, Pendidikan dan Pengembangan Seni Budaya Tradisional Indonesia.

“Raker pimpinan cabang dab pelatih tari ini diikuti oleh 90 cabang Ayodya Pala. Acara dibuka pak Dudi Miraz perwakilan dari Pemkot Depok, dihadiri juga pimpinan AP One (pelatih), dan AP Pro (entertain,” tutur Etin—sapaan Budi Agustina—kepada Radar Depok, kemarin.

Raker kali ini membahas pembenahan kurikulum, cabang Ayodya Pala secara manajemen, dan di tahun 2019 akan disiapkan untuk masuk ke setiap provinsi. Etin berharap, setiap pelatih bukan hanya mengajarkan soal seni saja, melainkan siswa di ajarkan pula tentang etika, kepribadian, hingga budi pekerti.

“Kami ingin secara manajemen pusat dan cabang bisa bersinergi, agar pencapaian menjadi sanggar terbaik dan terdepan dalam pelestarian pendidikan serta pengembangan seni budaya tradisional Indonesia terwujud secara maksimal,” papar Etin.

Sementara itu, Ayodya Pala dalam waktu dekat akan ikut ambil bagian dalam pagelaran Karnaval Budaya Jakarta Festival, di Monas 23 Juni mendatang. “Kami juga akan segera melaunching sekolah musik tradisional Indonesia di tahun ini,” pungkasnya. (gun)