RICKY/RADAR DEPOK PEDULI: Istri Wakil Walikota Depok, Bunda Marta saat menjenguk bayi yang dibuang orangtuanya di Rumah Sakit Bakti Yudha Jalan Raya Sawangan Kelurahan/kecamatan Pancoranmas, Rabu (2/5).
RICKY/RADAR DEPOK
PEDULI: Istri Wakil Walikota Depok, Bunda Marta saat menjenguk bayi yang dibuang orangtuanya di Rumah Sakit Bakti Yudha Jalan Raya Sawangan Kelurahan/kecamatan Pancoranmas, Rabu (2/5).

DEPOK Saat menjenguk bayi yang dibuang orangtuanya di kebun dekat Jalan Gurame 9, Kelurahan Depok Jaya, Pancoranmas, Rabu (2/5), Istri Wakil Walikota Depok, Martha Catur Wurihandiri mengaku miris dan ingin merawat bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dengan tali pusar belum terpotong tersebut.

Diketahui, bayi tersebut ditemukan di kebun oleh seorang pemulung bernama Slamet Rabu, (2/5) sekitar pukul 07:05 WIB. “Saya sangat miris, tadi saja tanpa sadar sampai meneteskan air mata. Kok ada yang orang tua yang tega membuang buah hatinya sendiri,” kata Bunda Martha kepada Radar Depok.

Saat ditemukan pun, lanjut Polwan berpangkat Iptu ini, kondisi bayi tersebut sangat memprihatinkan dan jika terlambat ditemukan, bisa saja nyawa bayi tersebut tidak tertolong.

“Bayi ini tidak bersalah, kalau tidak sanggup untuk merawat bayi ini, saya dengan senang hati akan merawatnya, dari pada harus mengalami keadaan seperti ini,” ucapnya pilu.

Ia mengaku bersyukur, setelah berkoordinasi dengan RSUD Kota Depok dan RS Bhakti Yudha untuk mencari rumah sakit yang memiliki fasilitas NICU (Neonatal Intensive Care Unit) guna menolong bayi malang tersebut.

“Alhamdulillah dari tadi bunda kordinasi dengan RSUD dan RS Bhakti Yudha untuk mencari RS yang ada NICU. alhamdulillah dapat di RS Bunda Aliyah. Tadi kondisinya masih kritis dan pernafasannya belum sempurna. Semoga setelah mendapat perawatan intensif, kondisinya semakin membaik,” ucap bunda Martha. (cky)