Febrina/Radar Depok PERLIHATKAN : Beberapa produk baju batik yang dirancang oleh desainer Depok berbakat dalam ajang Depok Fashion Festival (DeFF) 2018.
Febrina/Radar Depok
PERLIHATKAN : Beberapa produk baju batik yang dirancang oleh desainer Depok berbakat dalam ajang Depok Fashion Festival (DeFF) 2018.

DEPOK – Memeriahkan HUT Ke-19  Kota Depok, Depok Fashion Festival (DeFF) 2018 menjadi tonggak baru geliat baru perkembangan fashion desainer di Kota Depok. Guna memperkenalkan dan mengembangkan Batik Depok secara luas di tingkat nasional maupun international, DeFF mengadakan lomba yang terdiri dari tiga desain yaitu Pesona Depok, Akulturasi serta Flora dan Fauna. Ada 30 desainer yang mengikuti dan telah diberikan pelatihan desain dari Disdagin Kota Depok dan mendatangkan tim pengajar dari Sparks Fashion Academy, Jakarta.

Saat lomba, DeFF menghadirkan Allea Itang Yunaz, Nina Nugroho, designer fashion muslimah yang tengah naik daun di sejumlah ajang fashion nasional serta internasional  dan Tiffany Kenanga, seorang designer muda berbakat yang juga seorang penyanyi.

“Dalam event Depok Fashion Festival (DeFF) 2018 ada 30an designer Kota Depok dengan berbagai ragam design fashion yang elegan dan menawan. Sehingga masyarakat pun akan lebih mudah untuk mengaplikasikannya Batik Depok dengan busana apapun untuk menunjang penampilannya,” ujar Humas DeFF 2018, Empie kepada Radar Depok.

Empie menuturkan, DeFF 2018 terselenggara berkat dukungan penuh dari Dekranasda Kota Depok, disini menghadirkan 10 Finalis Fashion Designer Batik Depok diantaranya Citra Lestari (brand [email protected], tema koleksi Pesona Depok); Dwiwahyuni (brand Fiorellya by Dwee, tema koleksi Carambola); Nia Kalangi (brand Jihan Syakirah, tema koleksi Pesona Depok); Empie (brand made by ME, tema koleksi Spring In Depok); Ruci Achmad (brand Salsabila, tema koleksi Flora dan Fauna); Tinuk Damayanti (brand Rumah Alysaa, tema koleksi Fruta Estrella); Liana Dewi (brand LNA, tema koleksi The Power of Tugu Sawangan); Noviant (brand my3syacollection, tema koleksi Religi of Depok); Herawati (brand Rumah Cantik Sakinah, tema koleksi Meruyungku Kini); dan Meilia (dengan brand Aleeya, tema koleksi Yang Muda Yang Ceria).

Event ini sekaligus menjadi ajang untuk memperkenalkan desainer yang ada di Kota Depok sekaligus membuktikan bahwa Depok juga memiliki designer berbakat seperti di kota-kota Indonesia lainnya. Terbukti telah lahir designer baru Depok yang lahir di ajang DeFF 2018 ini yakni Liana Dewi dengan brand LNA, bertemakan The Power of Tugu Sawangan, sebagai Juara 1 Fashion Designer Batik Depok. DeFF 2018 ini diharapkan menjadi agenda tetap sehingga terus membina dan mengembangkan Batik Depok untuk lebih banyak dikenal lagi oleh masyarakat luas.

“Besar harapan kami agar masyarakat lebih mencintai Batik Depok sebagai Batik yang bisa dipakai untuk keseharian,” tutupnya.(ina)