DICKY/RADARDEPOK PEDULI: Pengurus RW3, saat melaksanakan santunan yatim dan fuqara di lingkungan RW3, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Minggu (13/5) malam.
DICKY/RADARDEPOK
PEDULI: Pengurus RW3, saat melaksanakan santunan yatim dan fuqara di lingkungan RW3, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Minggu (13/5) malam.

Setiap menjelang Ramadaan RW3, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, memiliki tradisi yang sudah dilaksanakan turun menurun dalam membantu masyarakat, salah satunya memberikan santunan. Meringankan beban masyarakat, pengurus RW3 melaksanakan santunan yatim, fuqara, dan janda.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

Minggu (13/5), pengurus lingkungan RW3, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, berkumpul di Musala Al Istiqomah Parung Tengah. Selain pengurus lingkungan, sejumlah anak yatim, fuqara, dan janda menyatu dalam kegiatan tahunan RW3 yang sudah menjadi tradisi menjelang Ramadan.

Ditemui usai melaksanakan kegiatan, Ketua RW3, Kelurahan Duren Mekar, Aceng Masum mengatakan, kegiatan santunan merupakan bentuk perhatian pengurus lingkungan terhadap masyarakat, khususnya anak yatim, janda, dan fuqara. Kegiatan santunan dilaksanakan saat Syaban atau menjelang Ramadan.

“Kami terus mempertahankan santunan yang sudah menjadi tradisi dalam membantu kehidupan masyarakat,” ujar pria yang berprofesi sebagai guru.

Pria berkumis tersebut mengungkapkan, ada 42 yatim dan 80 fuqara serta janda diberikan santunan. Aceng merincikan, untuk setiap anak yatim diberikan santunan sebesar Rp1 juta dan fuqara serta janda diberikan senilai Rp800 ribu. Selainan santunan berupa uang, pihaknya juga memberikan paket sembako untuk memenuhi kebutuhan.

Aceng menuturkan, dana santunan yang diberikan kepada yatim, fuqara, dan janda berasal dari masyarakat, pengurus lingkungan, dan donatur. Dia berharap, dengan diberikan santunan tersebut dapat meringankan beban ekonomi dalam memenuhi kebutuhan yatim, fuqara, dan janda, terutama kebutuhan menjelang puasa.

“Semoga yang telah diberikan menjadi keberkahan dan meringankan beban anak yatim, fuqara, dan janda,” tutup Aceng. (*)