AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK FAVORIT : Pedagang kolang-kaling menunjukkan dagangannya saat berada dikawasan Jalan Ciliwung, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, kemarin. Makanan tersebut menjadi salah satu makanan favorit pada bulan Ramadan.
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
FAVORIT : Pedagang kolang-kaling menunjukkan dagangannya saat berada dikawasan Jalan Ciliwung, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, kemarin. Makanan tersebut menjadi salah satu makanan favorit pada bulan Ramadan.

DEPOK Berkah Ramadan terus dirasakan penjual panganan ikonik bulan Ramadan, kolang-kaling. Seperti dirasakan oleh Mahfuz Zaini (43) yang mendulang rezeki puluhan juta rupiah dari hasil menjual kolang kaling  selama bulan Ramadan 1439 Hijriah di rumahnya, Jalan Ciliwung Raya, Kelurahan Baktijaya.

Mahfud-sapaannya yang hanya berjualan kolang kaling di bulan Ramadan tersebut mengaku, omzet dari usahanya menjual kolang-kaling bisa mencapai Rp40juta-Rp45juta. Bahkan, 2 ton stok kolang-kalingnya di bulan Ramadan tahun lalu, ludes hanya dalam waktu 20 hari.

“Alhamdulillah pendapatan bersihnya bisa mencapai Rp10jutaan,” kata Mahfud kepada Radar Depok di rumahnya, kemarin (27/5).

Mahfud menerangkan, kolang-kaling memang selalu dicari pembeli selama bulan Ramadan, karena tekstur dan rasanya yang cocok dijadikan bahan campuran menu berbuka puasa. Seperti dicampuran dengan kolak, es buah  atau dijadikan manisan.

“Yang bikin (kolang-kaling) makin dicari, karena masyarakat mulai banyak yang tahu hasiat kolang-kaling yang mampu menguatkan tulang,” imbuhnya.

Menurut Dia, lonjakan permintaan belum terasa di awal bulan Ramadan, namun akan melonjak di minggu-minggu terakhir bulan Ramadan. Untuk harga, Mahfud menjual kolang-kalingnya mulai dari Rp12 ribu sampai Rp15ribu per kilo.

“Pendapatan di awal Ramadan seperti ini, biasanya kisaran Rp200 ribu sampai Rp300 ribu. Memang biasanya di minggu terakhir Ramadan baru bisa menyentuh jutaan rupiah per hari,” kata Mahfud.

Selain itu, Mahfud juga membocorkan sedikit tips memilih kolang-kaling yang baik.

“Pilih kolang-kaling yang ukuran kecil, karena lebih berhasiat,”tutup Mahfud.(mg2)