Merangkak Naik, Pemkot Depok Koordinasi ke Pusat

In Metropolis

DEPOK – Adanya kenaikan harga bahan pokok di Kota Depok, membuat pemerintah Kota Depok akan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat. Hal ini guna diadakannya adanya pasar murah digelar di Depok jelang Ramadan.

“Kita koordinasi dengan pusat dan satgas pasar, jelang Ramadan ini,” kata Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, kepada Radar Depok, Selasa (8/5).

Tidak hanya itu, Pemkot Depok juga mengantisipasi dengan memantau terus harga bahan pokok di pasar tradisional melalui Disdagin.

“Memang harga kebutuhan pokok belum ada gejolak harga luar biasa. Tapi ada beberapa indikasi bahan pokok mulai naik, seperti kebutuhan dapur, bawang, cabai, telur, tapi naiknya tidak signifikan,” tutur Pradi.

Meski ada kenaikan harga, sambung Pradi, Pemkot Depok tidak melakukan inspeksi mendadak (sidak) besar-besaran di pasar tradisional di Depok. Sebab, tidak terlalu penting.

“Terpenting adalah sumber kebutuhan pokok mudah didapat dan memperoleh barang bahan pokok di Depok. Kita mulai bangun komunikasi dengan pemerintah pusat yakni Kementrian Perdangang yang lebih efesien dalam menangulangan kejolak harga jelang Ramadan dan Idul Fitri tahun,” papar dia.

Lalu juga dengan kebutuhan gas elpiji, Pemkot Depok terus berkoordinasi dengan DPC Hiswana Migas Depok terkait pasokan dan kebuthan gas.  “Kami minta kepada lurah dan camat untuk melaporkan ke dinas terkait jika ada kelangkaan pasokan gas elpiji di masyarakat,” kata dia meminta.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi B DPRD Depok, Rienova Serry Donie mengatakan, kenaikan harga bahan pokok jelang Ramadan itu sudah hal biasa. Seperti naiknya harga telur ayam broiler yang merangkak naik.

Kata dia, kenaikan harga telur ini pertama bisa dipicu dari harga pakan ayam  yang biasanya petani dapatkan dari import. Sisi lainya harga import naik karena kurs dollar yang bergerak naik.

Kedua, karena stok telur ayam tidak mencukupi kebutuhan masyarakat, lalu ketiga kebutuhan telur ayam yang meningkat daya beli masyarakat terhadap telur ayam meningkat karena kalau Ramadan tentu mempersiapkan kue lebaran.

“Untuk itu harus diantisipasi kenaikan harga bahan pokok ini,” kata dia.

Perlu diingat kata dia, kalau menekan harga kebutuhan pokok sepertinya pemkot tidak bisa. Karena itu kebijakan pusat. ”Setahu saya pemkot hanya sebatas stok kebutuhan pangan tersedia untuk masyarakat Depok,” pungkasnya.(irw)

You may also read!

Simulasi pilkada polda metro jaya

Ratusan Personel Kepolisian Disiagakan untuk Pilkada Depok

PANTAU : Karoops Polda Metro Jaya, Kombes Marsudianto, usai memantau kegiatan simulasi Pilkada di Alun-alun

Read More...
menara air sukmajaya diruntuhkan

Ini Alasan PDAM Tirta Asata Rubuhkan Menara Air Sukmajaya

IKON : Menara air PDAM Tirta Asasta di Jalan Kejayaan, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya akan

Read More...
perjalanan KRL ditambah

Ini Syarat Karyawan Saat Pembatasan Aktifitas Masyarakat di Malam Hari

PADAT : Suasana perjalanan kereta di Stasiun Citayam, Kota Depok. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK   RADARDEPOK.COM, DEPOK

Read More...

Mobile Sliding Menu