SANI/RADAR DEPOK GEMBIRA: 48 siswa TKIT An Nahl yang merupakan angkatan ke-2 berfoto bersama usai melaksanakan kegiatan wisuda.
SANI/RADAR DEPOK
GEMBIRA: 48 siswa TKIT An Nahl yang merupakan angkatan ke-2 berfoto bersama usai melaksanakan kegiatan wisuda.

Setelah menempuh pendidikan selama satu tahun, TK Islam Terpadu (TKIT) An-Nahl wisuda siswa-siswi di halaman sekolah yang berlokasi di Jalan Dongkal Raya, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Minggu (13/5).

LAPORAN: NUR APRIDA SANI

Pembina Yayasan An Nahl Insan Arrayyan, Wawan Darmawan mengatakan, siswa yang diwisuda tersebut merupakan angkatan ke – II yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar (SD).

“Alhamdulillah tahun ini yang diwisuda 48 anak, ada peningkatan jumlah dari tahun sebelumnya. Dan juga tidak ada siswa yang ditinggal karena belum cukup umur, semuanya sudah pas,” kata Wawan kepada Radar Depok ditemui di lokasi.

Wawan ingin setelah lulus dari TK anak didiknya dapat melanjutkan pendidikan ke SD baik Negeri dan Swasta. Karena, Ia ingin setelah ini semua lulusannya tidak hanya dapat membaca dan menulis, namun berakhlak mulia.

“Mereka adalah penerus bangsa, jadi kualitas akademik dan agama harus seimbang,” ujarnya.

Berbagai penampilan dari kelas TK A, seperti membaca Alquran, menari, paduan suara, parade angklung, drumband, dan pembacaan puisi turut memeriahkan acara wisuda. siswa tampil dengan penuh percaya diri dan tidak mengeluh.

Sementara itu, Lurah Sukatani, Jarkasih dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada peserta didik yang berhasil di wisuda. Selain itu Ia juga memberikan apresiasi kepada TKIT An Nahl karena sudah berkontribusi kepada masyarakat dalam membentuk generasi penerus bangsa.

“Mudah-mudahan apa yang sudah dilaksanakan berupa program belajar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dalam mendidik anak yang mulia dan berpengetahuan,” ucapnya.

Pengawas TK Kecamatan Tapos, Sri Heryanti Gunadi juga mengapresiasi kegiatan pensi dan wisuda yang dilakukan TKIT An Nahl. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan.

“Semoga anak-anak bisa menjadi anak yang cerdas, mandiri, dan menjadi kebanggaan untuk orangtua, bangsa, dan agamanya,” ujarnya. (*)