SANI/RADAR DEPOK TERLIBAT: MTs Al Kautsar membuka stand pendidikan di EduExpo dan bazar produk lokal dalam rangka Hardiknas 2018 di halaman Balaikota Depok.
SANI/RADAR DEPOK
TERLIBAT: MTs Al Kautsar membuka stand pendidikan di EduExpo dan bazar produk lokal dalam rangka Hardiknas 2018 di halaman Balaikota Depok.

DEPOK – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok menggelar EduExpo dan bazar produk lokal yang terdiri dari 100 stand di antaranya, 50 stand pendidikan dan 50 stand non pendidikan.

Stand-stand tersebut digelar di halaman Balaikota Depok selama dua hari sejak 2-3 Mei 2018 dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Salah satu stand pendidikan yang ikut berkontribusi adalah MTs Al Kautsar.

Kepala MTs Al Kautsar, Shodik Murdiono mengatakan bahwa madrasahnya baru pertama kali ikut serta dalam EduExpo Hardiknas 2018 ini. Menurutnya, dengan begini dapat memaparkan hasil karya dari sekolah kepada masyarakat Depok umumnya.

“Dengan Expo ini semua hasil karya dan program-program yang dimiliki sekolah bisa ditampilkan disini, dan ini sangat diapresiasi oleh kami sebagai bagian lembaga pendidkan,” kata Shodik kepada Radar Depok, kemarin (2/4).

Dari 72 MTs, baik negeri dan swasta di Kota Depok, MTs Al Kautsar menjadi satu-satunya Madrasah Tsanawiyah yang membuka stand dari bagian Kementerian Agama (Kemenag).

“Kami menjadi perwakilan dari MTs-MTs yang ada, dengan harapan tahun selanjutnya bukan hanya madrasah kami yang ikut tapi semua Madrasah baik MI, Mts, dan MA semuanya berkontribusi di Hardiknas,” ujar Shodik.

Dalam EduExpo kali ini, lanjut Shodik, pihaknya menampilkan berbagai program-program dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di madrasahnya. Salah satunya menampilkan pola belajar yang sudah menggunakan sistem IT.

“Semuanya prestasi yang didapat dan unggulan-unggulan di sekolah kami jajakan disini, supaya semua yang datang dapat melihat hasilnya baik dari prestasi sekolah sampai siswa,” lanjutnya.

Kontribusi MTs Al Kautsar bukan hanya pada Hardiknas, namun sudah dilakukan sejak HUT Kota Depok ke-19 beberapa waktu lalu.

“Acara pawai HUT Depok juga ikut dengan memakai pakaian adat, dan tadi juga siswa kami menampilkan tarian sirih kuning dari Jawa Barat setelah upacara,” tutup Shodik. (san)