RICKY/RADAR DEPOK PEDULI : Cagub Jabar kang Hasan, didampingi Bendum DPD PDI Perjuangan Jabar, Waras Wasisto dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo saat bukber dan santunan anak yatim di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Di Ruko de'Arcade Jalan Beulevard GDC, Kelurahan Tirta Jaya, Sukmajaya.
RICKY/RADAR DEPOK
PEDULI : Cagub Jabar kang Hasan, didampingi Bendum DPD PDI Perjuangan Jabar, Waras Wasisto dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo saat bukber dan santunan anak yatim di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Di Ruko de’Arcade Jalan Beulevard GDC, Kelurahan Tirta Jaya, Sukmajaya.

DEPOK – PDI Perjuangan selaku pengusung tunggal pasangan TB Hasanudin – Anton Charliyan (Hasanah) punya strategi khusus dalam memenangkan pasangan nomor urut 2 itu di Pilgub Jabar 2018.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengatakan, pihaknya dan tim sukses Hasanah akan memaksimalkan sosialisasi di sisa waktu yang ada sebelum 27 Juni 2018.

“Sesuai arahan dari pimpinan pusat, salah satunya adalah strategi trisula guna memenangkan Hasanah di Pilgub Jabar. Strategi ini dinilai efektif mengatrol suara Hasanah,” kata Hendrik Tangke Allo kepada Radar Depok, Rabu (30/5).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Depok ini mengaku bersyukur bersyukur dengan hasil survei terakhir bahwa Hasanah naik drastis.

“Sekarang elektabilitasnya di kisaran 20 persenan. Itu karena strategi trisula yang kita punya,” papar pria yang akrab disapa HTA.

HTA menguraikan, strategi trisula tersebut, yaitu pertama dengan memaksimalkan seluruh struktural partai termasuk di dalamnya fraksi, anggota DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/kota hingga pengurus ranting.

Kedua, dengan memaksimalkan sayap-sayap partai seperti Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), kemudian di Banteng Muda Indonesia (BMI) untuk menggarap generasi milenial melalui media sosial. Ketiga dengan menggarap komunitas, relawan hingga kelompok profesi dan hobi yang juga mayoritas adalah generasi muda. Dimana seluruh komponen tersebut bergerak bersama secara gotong royong.

“Kami meyakini dengan konsep trisula ini sangat efektif karena sebesar 30-35 persen adalah kaum milenial. Harapan kami minimal kami dapat 50 persen dari kaum milenial,” ucapnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan pengurus, anggota fraksi, sayap partai kader, relawan dan simpatisan yang berjuang dengan ikhlas serta gotong royong untuk menyosialisasikan pasangan nomor urut 2 di Kota Depok.

“Seluruhnya berjuang dengan kemampuan yang dimiliki masing-masing dan akan terus berjuang meraih simpati masyarakat untuk mencoblos pasangan Hasanah di tiap TPS yang ada di Kota Depok,” kata HTA. (cky)