Pelepasan Siswa SDIT MU Kota Depok Bernuansa Bali

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
WISUDA: Puluhan siswa SDIT Miftahul Ulum berfoto bersama di atas panggung usai melaksanakan kegiatan wisuda dan pelepasan dengan bernuansa Bali.

DEPOK – Nuansa Bali menyelimuti acara proses wisuda dan pelepasan 87 siswa SD Islam Terpadu Miftahul Ulum (SDIT MU) ke-13 yang diadakan di halaman sekolah, Jalan Musholla At-Taqwa, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Sabtu (12/5).

Kepala SDIT Miftahul Ulum, Dedy Susanto mengatakan, dengan mengusung tema Bali karena dianggap memiliki nilai sosial dan kemajukan yang sangat tinggi. Padahal, disana tak sedikit bahkan ribuan warganya dari negara di luar Indonesia.

“Walaupun yang orang tahu Bali kebanyakan di huni oleh Turis Mancanegara, tapi budaya lokal disana tidak pernah pudar. Orang-orang sana terus melestarikan budayanya kepada Turis, dan kita juga harus ikut serta dalam menjaga kelestarian tersebut,” kata Dedy kepada Radar Depok.

Dedy mengungkapkan bahwa setiap tahun sekolahnya selalu mengadakan acara wisuda dengan menggunakan tema-tema yang berkaitan erat dengan Indonesia. Hal itu dilakukan, agar seluruh siswanya dapat mengetahui bahwa negaranya memiliki banyak suku dan budaya.

“Panitianya kompak, dari koordinator kelas (orang tua siswa) dan guru juga ikut turut ambil andil dalam acara ini. Dari mulai mendekorasi sampai persiapan ke anaknya. Jadi yang dilihat kreativitas mereka,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut, ada berbagai macam penampilan dari siswa kelas I hingga V. Mereka diberikan kebebasan untuk menampilkan ketrampilannya, ada yang menampilkan pertunjukan teater atau operet hingga taria-tarian yang semuanya dari Provinsi Bali.

“Operet dari kelas III, IV, V, tari pendet kelas I, dan drumband juga. Jadi semua ekskul di sekolah ditampilkan . Dan kelas VI juga ada yang ikut partisipasi dalam membaca Al Quran,” ujarnya.

Setelah prosesi wisuda, sebagian siswa ada yang diberikan reward dari sekolah. Pemberian tersebut diperuntukkan kepada siswa yang menjadi Tahfidz setiap kelas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta jiwa kepedulian yang tinggi.

Dedy berharap agar semua siswanya yang berhasil dinyatakan lulus tersebut tidak meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang sudah dipupuk sejak dini selama di sekolah. Seperti, salat wajib lima waktu, puasa sunnas, dan mengaji.

“Tetap melakukan aktivitas keseharian seperti disini kelak di jenjang berikutnya agar mereka senantiasa menjadi generasi islami yang berakhlakul karimah,” tutupnya. (san)

You may also read!

5 Fakta dari Terpaparnya virus Korona Istri Walikota Depok

Elly Farida.   RADARDEPOK.COM - Istri dari Walikota Depok Mohammad Idris, yakni Elly Farida dinyatakan positif virus

Read More...
pnj kasih mesin cuci tangan ke SMP

PNJ Hibahkan Perangkat Alat Cuci Tangan Portabel untuk SMP Islam Taufiqurrahman Depok

BERMANFAAT : Program Studi D-III Teknik Mesin, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) hibahkan

Read More...
UI bikin aspal dari sampah

Inovasi UI Jadikan Sampah Plastik Campuran Aspal Jalanan

UJI MATERI : Uji coba pengaspalan berbahan sampah plastik di Jalan Prof. Dr. Sumitro Djoyohadikusumo,

Read More...

Mobile Sliding Menu