IST FOR RADARDEPOK PENGHARGAAN : Apel pagi kemarin dirangkai dengan penyerahan Penghargaan kepada Lurah Mekarjaya, dan sekaligus bantuan kesejahteraan KORPRI bagi purna bakti.
IST FOR RADARDEPOK
PENGHARGAAN : Apel pagi kemarin dirangkai dengan penyerahan Penghargaan kepada Lurah Mekarjaya, dan sekaligus bantuan kesejahteraan KORPRI bagi purna bakti.

DEPOK – Keikutsertaan Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, dalam Kompetisi Inovasi dan Pelayanan Publik (Sinopik) tingkat Provinsi Jawa Barat, sangat membanggakan. Kemarin, aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Online Kelurahan (Sip Oke), dinyatakan sebagai Top 22 Inovasi Terbaik Tingkat Jabar tahun 2018. Dengan prestasi tersebut, Kelurahan Mekarjaya yang mewakili Kota Depok, berhak mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengapresiasi, prestasi yang ditorehkan Kelurahan Mekarjaya. Diharapkannya, kinerja yang baik ini menjadi contoh bagi kelurahan lainnya, untuk mengembangkan berbagai inovasi demi pelayanan publik yang lebih baik.

“Dengan berbagai kesibukan masyarakat, kita perlu memfasilitasi mereka. Melalui aplikasi ini, akan memudahkan mereka dalam mengurus hal-hal yang bersifat administratif di kelurahan,” kata walikota usai penyerahan penghargaan di Lapangan Balaikota, kemarin.

Terlebih, kata Idris, aplikasi Sip Oke memiliki berbagai keunggulan. Seperti memiliki perangkat (tools) Antar Jemput Berkas (AJB) yang bekerja sama dengan salah satu operator ojek online.

“Lebih penting lagi, aplikasi Sip Oke dikembangkan dengan dana yang dikelola secara swadaya. Diharapkan, hal ini dapat menjadi inspirasi bagi lurah lainnya, agar berani berinovasi,” bebernya.

Menanggapi penghargaan tersebut, Lurah Mekarjaya, Ahmad menyampaikan, rasa terima kasihnya kepada Pemkot Depok atas dukungan yang diberikan selama ini. Padahal, sebelumnya dirinya tidak menyangka inovasi yang dirilis sekitar setahun lalu itu bisa masuk 22 besar se-Provinsi Jabar.

“Lomba ini bukan hanya diikuti kelurahan, tapi juga pemerintah kabupaten/kota. Termasuk para perangkat Daerah (PD). Tentu mereka memiliki keunggulan, namun apa yang ditawarkan oleh Sip Oke, mungkin menjadi catatan tersendiri bagi tim penilai,” tandasnya.(rub)