DEPOK – Pemerintah Pusat wajib memperhatikan kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di setiap pemerintah daerah.

Khususnya di Kota Depok yang setiap bulan sekitar 20 ASN pensiun dari abdi negara.

“Tiap bulan berkurang karena ada yang masuk pensiun. Setiap bulanya kurang lebih 20 ASN di Pemkot Depok,” kata Sekretaris BKPSDM Kota Depok Mary Liziawati, kepada Radar Depok, kemarin.

Sekarang ini berdasarkan data BKPSDM Depok, terhitung di April jumlah ASN jajaran Pemkot Depok ada 6.834 orang. Sampai saat ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), belum menentukan kuota CPNS untuk Kota Depok.

Hanya saja, Depok kembali mengusulkan 455 CPNS dari berbagai formasi. Diketahui, Kemenpan-RB akan membuka lowongan CPNS di bawah 200 ribu se-Indonesia.

Mary mengungkapkan, ajuan ASN ke Menpan-RB sebanyak 455 dari beberapa formasi CPNS. “Sudah diajukan, namun kouta Depok masih menunggu dari Menpan-RB,” ucapnya.

Banyaknya pengajuan CPNS, kata Mary merujuk data di 2018 ada 248 ASN yang pensiun. Jumlah ASN Pemkot Depok yang masuk masa pensiun paling banyak golongan IV dari guru, dan ada dua eselon II.

Tak heran jika dalam ajuan CPNS ada peningkatan, tapi semuanya dikembalikan lagi kepada Menpan-RB. “ASN yang pensiun tahun 2018 ada 248,” katanya.

Sebelumnya, Kepala BKPSDM Supian Suri mengatakan, belum bisa memastikan berapa banyak jumlah CPNS yang nantinya bakal diterima bekerja di lingkup Pemerintah Kota Depok. “Belum tahu, nanti kita tunggu pengumuman resminya ya,” singkatnya.(irw)