FOTO: Wenny Haryanto Anggota Komisi VIII DPR RI
FOTO: Wenny Haryanto, Anggota Komisi VIII DPR RI

DEPOK – Anggota Komisi VIII DPR RI, Wenny Haryanto mengutuk aksi teror bom di Gereja Surabaya dan Sidoarjo. Untuk itu, Politisi Partai Golkar ini meminta agar kasus tersebut diusut tuntas.

“Belum lama kita sama-sama prihatin terhadap insiden di Mako Brimob Kelapa Dua. Sekarang mendengar lagi teror bom di Gereja dan Polrestabes Surabaya,” geram Wenny saat dijumpai Radar Depok, Senin (14/5).

Menurut Wenny, aksi tersebut merupakan sebuah kejahatan kemanusiaan dan jangan mencampur adukan dengan agama tertentu. Yang jelas, sambung Wenny, itu merupakan bentuk tindakan keji yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

“Selain itu bertentangan dengan nilai-nilai agama dan hak asasi manusia,” tegas Wenny.

Untuk itu, dewan dari Dapil Kota Depok-Bekasi ini meminta agar instansi keamanan negara dapat cepat dan sigap dalam menangkal aksi teror serta mengusut tuntas kasus tersebut. Sehingga, tidak berdampak negatif ke sektor lainnya.

Kendati demikian, ia percaya dan mendukung pemerintah, khususnya aparat keamanan, baik Polri, TNI, intelegen negara dan BNPT untuk mengusut tuntas serta menghadirkan suasana yang aman dan nyaman bagi rakyat Indonesia. “Karena negara harus menjamin keselamatan dan melindungi rakyatnya,” ucap Wenny.

Ia pun meminta kepada segenap rakyat Indonesia untuk tidak takut dan mempercayakan penanganan aksi terorisme dan radikal kepada aparat keamanan.

“Kami pun turut mendoakan kepada korban dan keluarga untuk diberi ketabahan serta kekuatan untuk menghadapi cobaan ini. Kami bangsa Indonesia bersama negara tidak takut dengan teroris,” tuntas Wenny. (cky)