Beranda Metropolis 100 Persen ASN Depok Masuk Kerja

100 Persen ASN Depok Masuk Kerja

0
100 Persen ASN Depok Masuk Kerja
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK HALAL BIHALAL : Walikota Depok Mohammad Idris didampingi Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna saat halal bihalal dengan ASN di Halaman Balaikota Depok, Kamis (21/6).
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
HALAL BIHALAL : Walikota Depok Mohammad Idris didampingi Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna saat halal bihalal dengan ASN di Halaman Balaikota Depok, Kamis (21/6).

DEPOK – Awal masuk kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kota Depok melakukan  inspeksi mendadak (Sidak). Hasilnya, pemkot

mengklaim 100 persen ASN masuk kerja setelah cuti bersama Idul Fitri 1439 Hijriyah.

Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan SDM Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Siti Hasanah menuturkan, selain melakukan sidak pihaknya juga memberlakukan absensi tulis, pada saat halal bihalal bersama Walikota dan Wakil Walikota Depok usai Apel pagi.

Jadi, ASN yang tidak hadir bisa di data selain data di finger print masing-masing OPD. BKPSDM juga akan menindak tegas bagi ASN yang kedepatan membolos tanpa keterangan yang jelas.

“Kalau tidak masuk harus ada alasan dan buktinya seperti sakit, maka disertakan diagnosis jelas dari dokter,” ungkap Hasanah saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/6).

Ada sanksi yang lain terhadap PNS yang bandel tidak masuk kerja pada hari ini, yaitu pemotongan tunjangan kesejahteraan. Namun, sanksi ini dilihat dari jumlah hari tidak masuk kerja tanpa keterangan atau membolos.

“Ketahuan bolos nanti kita panggil, kita tanya alasannya apa lalu kalau memang tidak jelas sesuai aturan ada pemotongan kesra,” katanya.

Menurut pantauan dia, hingga saat ini PNS Pemkot Depok hampir 100 persen masuk kerja, dan memulai proses pelayanan masyarakat.

“Kalau dilihat tadi hampir semuanya masuk, jumlah PNS Di Depok ada kurang lebih 6000-an. Tapi kita tetap lakukan sidak ke kantor kelurahan, kecamatan, dan OPD lainya,” kata mantan Lurah Kalibaru, Kecamatan Cilodong ini.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengatakan, untuk mengetahui jumlah PNS yang masuk pihaknya memantau mesin absensi otomatis (Finger Print) di setiap kantor OPD.

“Kita kan sudah punya sistem. Sistem Finger Print, nanti akan kelihatan masuk atau tidak. Kalau yang tidak masuk besok akan kita panggil. Kita sudah memberikan waktu libur panjang kalau itu masih kurang juga keterlaluan,” paparnya. (irw)