RICKY/RADAR DEPOK KEBERSAMAAN : Saboeum, orangtua dan siswa saat buka bersama di Aula Serbaguna Metra Pasar Depok Jaya, Jalan Nusantara Raya Kelurahan Depok Jaya, Pancoranmas, Sabtu (2/6).
RICKY/RADAR DEPOK
KEBERSAMAAN : Saboeum, orangtua dan siswa saat buka bersama di Aula Serbaguna Metra Pasar Depok Jaya, Jalan Nusantara Raya Kelurahan Depok Jaya, Pancoranmas, Sabtu (2/6).

Tidak hanya berlatih meningkatkan kemampuana di seni beladiri Taekwondo para siswa, di  Junior Fighter (JF) Dream Taekwondo Training Center (Dettac) juga memiliki beberapa program yang juga melibatkan orangtua, siswa dan Saboeum dalam satu kegiatan. Seperti, Sabtu (2/6) memaknai bulan Ramadan 1439 Hijriah, mereka mengadakan buka puasa bersama di Do-jang mereka.

Laporan : Ricky Juliansyah

Meski sebagian siswa JF Dettac melaksanakan ibadah puasa. Namun, tidak menyurutkan niatan mereka untuk berlatih. Bahkan Kicking-Pad dan Pyongyo yang dipegang rekannya pun berbunyi dengan keras ketika tendangan salah seorang siswa mengenai target alat latihan tersebut.

Menjalankan ibadah shaum di bulan Ramadan memang bukan penghalang bagi mereka untuk beraktivitas, terlebih berlatih olahraga favorit di Do-jang yang juga favorit bagi mereka, yakni di JF Dettac yang beralamat di Aula Serbaguna Metra Pasar Depok Jaya, Jalan Nusantara Raya. No.68 Kelurahan Depok Jaya, Pancoranmas.

Sementara, orangtua yang senantiasa mendampingi mereka berlatih mempersiapkan takjil dan menu berbuka di lantai atas sambil menunggu narasumber untuk menambah wawasan dan juga Imtaq mereka.

Ketua forum orangtua, M. Rifqi menjelaskan, kegiatan kali ini merupakan buka bersama Klub JF Dettac dimana akan diupayakan rutin tiap tahun. Sebab, menjadi media silaturahmi, baik dengan sesama orangtua, siswa maupun Saboeun yang melatih.

Pada kegiatan yang diinisiasi oleh orangtua tersebut, juga mendatangkan narasumber, yakni Ustadz Damanhuri untuk mengisi tausiyah, juga ada pembekalan melalui media hipnoterapi dengan spesifikasi hypnosport dari Dianata Eka Putra.

“Jadi kami mencoba metode hipnoterapi untuk bisa meningkatkan prestasi. Sekarang hanya penjelasannya seperti apa, belum ke tretment dan pelatihannya. Kami selalu berkomunikasi dengan pelatih maupun orangtua untuk meningkatkan prestasi anak-anak,” tutur Rifqi.

Sementara, Saboeum JF Dettac, Santoso Nugroho menerangkan, di tempatnya terdapat 54 siswa yang berlatih. Mulai dari usia 5 tahun hingga orang dewasa yang sudah berkeluarga dimana terdapat 4 orang Saboeum.

Sedangkan, jadwal latihannya Selasa-Sabtu mulai pukul 16.00 -18.00 WIB, kemudian Minggu 09.00-11.00 WIB.

“Untuk materi latihannya Kyorugi dan Poomsae. Seluruh orangtua saling bersinergi dan mendukung tiap beberapa kali mengikuti kejuaraan. Bahkan, ada beberapa siswa yang belum memiliki alat, orangtua saling dukung memenuhi kebutuhan untuk pertandingan,” kata Santoso.

Program More Than Taewondo yang mengusung visi mendidik Taewondoin berprestasi, sportif, santun dan religius ini terbukti berhasil, banyak prestasi yang ditorehkan klub yang diresmikan Ketua Pengurus Cabang Taewondo Kota Depok, Wijayanto pada 4 Februari 2018 silam.

“Sekarang ada empat siswa kami yang menjadi atlet Taewondo Depok, dua orang ikut Porda dan dua lagi ikut Popda. Di O2SN Depok Kemarin pun siswa kami berprestasi,” ucap Santoso. (*)