INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK MANDIRI: Para anggota PNBC sedang menjajakan dagangan di halaman Gereja Mahanaim, Cilodong.

 

INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
MANDIRI: Para anggota PNBC sedang menjajakan dagangan di halaman Gereja Mahanaim, Cilodong.

Semangat dan integritas dari para pemuda yang terkumpul di Komunitas Pemuda Batak Cilodong (PNBC) patut dicontoh. Mereka memiliki semangat dan kereativitas untuk memajukan komunitas. Alih–alih meminta bantuan kepada orang tua mereka untuk kebutuhan materi komunitas, mereka justru bekerja keras menjual dagangan yang dibuat sendiri. Terbukti, jerih payah mereka terbayar dengan omset penjualan yang cukup lumayan.

LAPORAN: INDRA ABERTNEGO SIREGAR

Halaman Gereja Mahanaim, Jalan Raya Divisi Infanteri (Divif)/ 1 Kostrad Cilodong, tampak sekumpulan pemuda yang berjumlah sekitar 10 orang sedang membawa kantong kresek dan kardus bekas air mineral ke depan gerbang gereja tersebut.

Mereka adalah anggota dari Punguan Naposo Bulung Cilodong (PNBC), sebuah komunitas pemuda Batak yang tinggal di wilayah Kecamtan Cilodong yang sedang menjajakan dagangan ke jemaat gereja yang baru selesai beribadah.

Ketua PNBC, Hewi Silitonga megatakan, mereka berjualan dengan tujuan untuk mengumpulkan dana guna menyelenggarakan Natal komunitas mereka yang memerlukan biaya cukup besar.

Menurut Hewi, jualan juga melatih kemandirian para anggota agar tidak bergantung kepada orang tua untuk memenuhi kebutuhan uang jajan mereka, apalagi bergantung kepada teman–teman yang sudah bekerja.

“Anggota kami banyak yang masih duduk di bangku sekolah, tetapi mereka punya semangat dan kemandirian yang tinggi untuk mengumpulkan pundi–pundi uang demi kemajuan komunitas kami,” ujar pria yang akrab disapa Ucok.

Dia menambahkan, ada pun makananan yang mereka jual merupakan makanan khas Batak, Sumatera Utara (Sumut) yang kesemuanya dimasak sendiri.

“Kami menjual mi khas Medan, namanya  Mi Gomak, dan kue godok–godok yang terbuat dari adonan tepung dan pisang,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua PNBC, Ronal Silalahi mengungkapakan, di hari pertama aksi berjualan mereka, mereka berhasil meraup omset penjualan mencapai Rp1 juta.

Hal tersebut tentunya suatu kemajuan yang pesat, mengingat ini baru kali pertama mereka berjualan untuk mencari dana bagi komunitas mereka. “Kalau keuntungan bersih Rp600 Ribu,” ungkap Ronal.

Dia berharap, kedepan usaha mereka akan semakin lancar dan maju lagi, mengingat untuk keperluan perhelatan natal mereka bulan Desember mendatang, mereka memerlukan dana sebesar Rp40 juta.

“Tentunya kami optimis bisa mendapatkan dana secara mandiri dengan bantuan dan dorongan semua anggota PNBC. Kami berjualan bukan hanya di wilayah Cilodong, rencananya besok kami akan mencoba peruntungan dengan berjualan di sekitar Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor,” pungkas Ronal. (*)