INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK BERPENGALAMAN: Sarjono sedang membuka roda sebuah motor yang hendak dipres velgnya di bengkel miliknya.
INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
BERPENGALAMAN: Sarjono sedang membuka roda sebuah motor yang hendak dipres velgnya di bengkel miliknya.

Bulan suci Ramadan membawa berkah bagi banyak orang. Tak terkecuali bagi Sarjono yang berprofesi sebagai mekanik motor di bengkel miliknya. Selama Ramadan, bengkelnya yang diberi nama Lia Motor tersebut kebanjiran pelanggan yang hendak menservis, baik ganti oli, ganti onderdil hingga press velg dan rangka motor.

LAPORAN: INDRA ABERTNEGO SIREGAR

Sarjono terlihat sedang mencopot roda motor matik milik seorang pelanggan di bengkel miliknya seberang PT Meiwa, kawasan Kecamatan Sukmajaya.

Motor tersebut hendak dipres velgnya karena sudah oleng. “Mau dipres biar simetris lagi velgnya,” ujar pria tiga anak tersebut.

Sembari mempersiapkan mesin pres yang berukuran hampir seperempat ukuran kiosnya, Sarjono mengungkapkan bahwa selama Ramadan dia selalu kebanjiran konsumen. Rata–rata konsumen yang datang untuk ganti oli dan stel velg. “Ramadan ini lumayanlah penjualanya, dibanding bulan lalu,” sambungnya.

Ditambah lagi saat ini sedang memasuki mudik Lebaran, bengkelnya semakin kebanjiran konsumen yang rata–rata adalah calon pemudik yang ingin memperbaiki kondisi motor.

“Biasanya yang mau mudik itu ganti ban luar dan dalam sepasang, ganti oli, ada juga yang ganti rantai. Mungkin biar kondisi motornya prima saat mudik nanti,” sambungnya.

Selama Ramadan ini konsumen yang datang ke kiosnya perhari paling sedikit sepuluh oranng. Hal tersebut berbanding lurus dengan omset yang diperolehnya yang mencapai Rp5 juta hingga Rp8 juta perhari.

“Kalau sebelum Ramadan paling cuma tiga orang yang pres motor. Kalau ganti ban jarang,” katanya. (*)