Beranda Metropolis Diturunkan dari Anak Sunan Gunung Jati, Awal Dibentuk 1979

Diturunkan dari Anak Sunan Gunung Jati, Awal Dibentuk 1979

0
Diturunkan dari Anak Sunan Gunung Jati, Awal Dibentuk 1979
IST KOMPAK: Anggota Perguruan Silat Cimacan Galuh Mekar Cinere, saat menghadiri ulang tahun Jawara Betawi 411 di Monas, beberapa waktu lalu.
IST
KOMPAK: Anggota Perguruan Silat Cimacan Galuh Mekar Cinere, saat menghadiri ulang tahun Jawara Betawi 411 di Monas, beberapa waktu lalu.

Kebudayaan dan tradisi silat merupakan warisan budaya Indonesia, dan perlu dan harus tetap dilestarikan. Siapa lagi yang akan melestarikan budaya dan tradisi yang ada di Kota Depok, jika bukan generasi muda Kota Depok. Seperti perguruan Silat Cimacan Galuh Mekar yang ada di kampung Cinere Poncol,  Kelurahan/Kecamatan Cinere.

Laporan: Rubiakto

Banyak yang belum mengenal perguruan Cimacan Galuh Mekar Cinere. Namun nama itu sudah santer terdengar di dunia persilatan. Bahkan, Perguruan Silat tersebut juga sudah resmi dikukuhkan Walikota Depok, Idris Abdul Somad.

Guna melestarikan Pencak Silat Betawi yang mulai tergusur. Para tokoh dan pesilat senior harus melestarikan. Antara lain melembagakan dan mengadakan berbagai kegiatan mengenai Pencak Silat Betawi.

Salah satu dewan Guru PS Galuh Mekar Cinere, Maulana menceritakan sejarah PS Cimacan Galuh Mekar berasal dari Cikaduan Gunung Banten, yang diturunkan dari anak Sunan Gunung Jati, yaitu Maulana Hassanudin, hingga sampai ke salah satu guru besar Perguruan Pencak Silat Cimacan, H Abdul Rais.

Untuk tetap melestarikan kebudayaan betawi dengan tradisi silatnya. H Abdul Rais akhirnya membentuk 12 orang yang kembali menyebarkan pencak silat Cimacan di Kota Depok. “Awal terbentuknya Perguruan Pencak Silat Cimacan ada 12 orang yang mulai dibentuk pada tahun 1979,” kata Maulana.

Keduabelas orang yang dibentuk, akhirnya mengembangkan perguruan silat masing-masing di daerahnya. Seperti Saad Naih, dan A Ramli yang mengembangkan silat Cimacan di Karang Tengah, Maulana, Darif, Aselih, Muhari, dan Markim yang mengembangkan Silat Cimacan di Cinere Poncol.

Sementara di Pondok Pinang di pegang Iyus, Ali, dan Suhanda, dan Muhajir, dan Mama mengembangkan Silat Cimacan di Krukut. Atas keseriusannya mengembangkan tradisi silatnya, Walikota Depok, Mohammad Idris Abdul Somad juga mengaprasiasi para jawara betawi dengan mengukuhkan Pencak Silat Cimacan Galuh Mekar Cinere, Januari lalu.(bersambung)