Beranda Politika Edi Masturo Serap Aspirasi Warga Depok Jaya

Edi Masturo Serap Aspirasi Warga Depok Jaya

0
Edi Masturo Serap Aspirasi Warga Depok Jaya
RICKY/RADAR DEPOK ASPIRASI : Anggota DPRD Kota Depok, Edi Masturo berfoto dengan warga usai menggelar reses di RW13 Kelurahan Depok Jaya, Pancoranmas.
RICKY/RADAR DEPOK
ASPIRASI : Anggota DPRD Kota Depok, Edi Masturo berfoto dengan warga usai menggelar reses di RW13 Kelurahan Depok Jaya, Pancoranmas.

DEPOK – Memasuki masa istirahat dewan, Anggota Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kota Depok, Edi Masturo menyerap aspirasi warga di Jalan Cenderawasih  RW13 Kelurahan Depok Jaya, Pancoranmas.

Anggota DPRD Kota Depok, Edi Masturo menjelaskan, reses sendiri untuk menyerap aspirasi warga tiap dewan dari Dapil masing-masing. “Kebetulan pada masa reses kali ini, saya melaksanakan di Depok Jaya dan Rangkapan Jaya,” tutur Edi kepada Radar Depok, Senin (25/6).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, animo masyarakat untuk menyalurkan aspirasi dalam reses yang digelar dirinya luarbiasa, sehingga suasana begitu hidup.

” Yang datang ramai dan ada tanya jawab, warga sangat antusias untuk mengajukan usulan guna meningkatkan infrastruktur di lingkungan mereka menjadi semakin baik,” paparnya.

Ia mengungkapkan, ada beberapa usulan prioritas yang disampaikan oleh masyarakat, seperti perbaikan drainase, perbaikan jalan di sekitar masjid, revitalisasi sarana olahraga hingga pengaspalan jalan menuju masjid. ” Sampai perapihan titik yang terdapat genangan air, saluran air sering terhambat dan lainnya,” kata Edi.

Kendati demikian, sambung Edi, usulan yang masuk dan nanti direalisasikan pengerjaan ya berdasarkan skala prioritas dikarenakan anggaran yang dimiliki pemerintah terbatas.

“Bagi usulan yang belum terealisi mohon bersabar, Insya Allah secara bertahap akan diselesaikan satu per satu,” ujar Edi.

Pada kesempatan tersebut, pembina Edi Masturo Center ini juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang memiliki hak suara agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Pilgub Jabar pada 27 Juni. “Harus menggunakan hak suara, jangan sampai Golput, karena suara masyarakat yang menentukan pemimpin Jawa Barat untuk lima tahun kedepan,” tandasnya. (cky)