Beranda Metropolis Kepsek Se-Depok Dipanggil KPAI

Kepsek Se-Depok Dipanggil KPAI

0

DEPOK – Kasus kekerasan seksual terhadap 13 anak sekolah dasar oleh gurunya, digeber Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Terbaru kemarin, KPAI bakal memnaggil seluruh kepala sekolah (Kepsek) SD se-Depok.

Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti mengatakan, tindak lanjut kasus pelecehan seksual yang terjadi di salah satu SD Negeri di Kota Depok. KPAI mendorong jajaran pemerintahan kota (Pemkot) untuk duduk bersama membahas upaya-upaya pencegahannya.

Salah satunya, kata dia mengumpulkan seluruh kepala sekolah untuk membahas tentang proses perekrutan para pendidik, yang berkaitan dengan upaya kewaspadaan terhadap gejala-gejala perilaku yang membahayakan siswa.

“Kami akan mengumpulkan kepala sekolah (Kepsek) se-Kota Depok, terkait warning kewaspadaan perilaku yang bisa mengarah kepada hal yang membahayakan anak,” tegasnya.

Dari pertemuan itu, sambungnya diharapkan dapat membuat aturan proses perekrutan guru honorer yang terbaik, yang jauh dari kesan predator anak, seperti yang sudah menelan korban ini. “Soal rekrutmen, nanti pemkot kami dorong untuk membuat aturan,” tegasnya.

Retno yakin, hal ini memang tidak mudah untuk mendeteksi perilaku pelecehan seksual terutama pada para pendidik. Oleh karena itu, memperketat perekrutan pada babak awal ini sangat dianjurkan. “Karena tidak mudah mengangkat guru honorer itu harus ada screening, walaupun kita sulit mendeteksi perilaku seperti itu. Tetapi harus ada wawancara mendalam terkait keluarga,” jelasnya.

Menimpali hal ini, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Depok, Tinte Rosmiati mengaku, belum mengetahui perihal tersebut. Namun, jika benar ada, Disdik siap memfasilitasi dan menelurkan aturan guna memperketat penerimaan guru honorer di sekolah. “Saya belum tahu, tapi kami siap jika KPAI membutuhkan itu,” tandasnya kepada Harian Radar Depok, kemarin.(irw)