Beranda Pendidikan KKPS SD Kota Depok Bahas Etika Warga Sekolah

KKPS SD Kota Depok Bahas Etika Warga Sekolah

0
KKPS SD Kota Depok Bahas Etika Warga Sekolah
IMMAWAN/RADAR DEPOK PEMBAHASAN: Para Pengawas SD sedang membahas tentang prosedur operasional standar etika hubungan sosial antara kepsek, guru, dan tenaga kependidikan di Lantai 4 Gedung Baleka II, Jumat (22/6).
IMMAWAN/RADAR DEPOK
PEMBAHASAN: Para Pengawas SD sedang membahas tentang prosedur operasional standar etika hubungan sosial antara kepsek, guru, dan tenaga kependidikan di Lantai 4 Gedung Baleka II, Jumat (22/6).

DEPOK – Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS) SD Kota Depok melakukan pembahasan tentang etika kepala sekolah (kepsek), guru, dan tenaga kependidikan. Ini adalah antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan antar hubungan seluruh warga sekolah.

Ketua KKPS SD Kota Depok, Yayat Juhayat mengatakan, sebagai langkah awalnya adalah melakukan pembahasan atau mengulas tentang prosedur operasional standar etika sosial di sekolah. Jadi, kepsek, guru, dan tenaga kependidikan harus memahami tentang etika yang dijalani mereka di tugas pokok dan fungsinya.

“Ini adalah penyegaran, harus ada beberapa pembaharuan atau penyesuaian dalam standar etika di warga sekolah, dan kami semua Pengawas SD membahas itu, untuk lebih sesuai dengan perkembangan zaman sekarang,” ucapnya kepada Radar Depok.

Yayat menuturkan, berkaca dari kejadian yang terjadi di salah satu SD negeri di Kota Depok, dimana ada yang salah hubungan antara guru dan siswa, maka harus ada pembatasan untuk pergaulannya. Guru adalah profesi yang memiliki tugas sebagai pendidik, pengajar, dan pendamping. Pendamping yang dimaksud adalah pengawasan tentang karakter siswa yang berkualitas dan berakhlak baik.

“Kepsek juga harus membina guru, menggelar rapat sekolah sebulan sekali. Minimal rapat pembinaan untuk karakter guru,” tuturnya.

Yayat menjelaskan, tidak hanya itu saja, kedepannya dan sedang dalam pembahasan, sekolah yang ingin mengangkat guru honorer, harus melaporkan terlebih dahulu ke Pengawas SD. Jadi, ada kualifikasi yang tepat untuk kebutuhan guru atau tenaga kependidikan di sekolah dalam pengangkatan guru honorer.

“Jadi, kepsek konsultasi dahulu dengan Pengawas SD untuk pengangkatan honorer di sekolah. Tetapi, ketentuan ini untuk sementara masih disampaikan secara lisan kepada kepsek-kepsek,” terangnya. (peb)