Beranda Metropolis Mengenal Perguruan Silat Cimacan Galuh Mekar Cinere, Depok (2)

Mengenal Perguruan Silat Cimacan Galuh Mekar Cinere, Depok (2)

0
Mengenal Perguruan Silat Cimacan Galuh Mekar Cinere, Depok (2)
IST FOR RADARDEPOK DEMO: Dua anggota Perguruan Cimacan Galuh Mekar Cinere saat memamerkan keahliaannya bermain senjata golok.
IST FOR RADARDEPOK
DEMO: Dua anggota Perguruan Cimacan Galuh Mekar Cinere saat memamerkan keahliaannya bermain senjata golok.

Berlatih kekuatan adalah ajaran agama Islam, dan dalam memperdalam beladiri atau Pencak Silat dapat meningkatkan kekuatan. Seperti tertuang dalam ayat Alquran, Persiapkanlah untuk menghadapi mereka (musuhmu), segala kekuatan yang kamu bisa dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu (QS. Al-Anfal: 60).

Laporan: Rubiakto

Belajar silat tentu dituntut untuk lebih mendalami ilmu agama, sebagai dasar untuk membentengi diri. Begitupula yang diajarkan di Perguruan Cimacan Galuh Mekar Cinere. Sebelum latihan silat, Dewan Guru Perguruan Cimacan Galuh Mekar Cinere selalu menekankan kepada muridnya, untuk selalu mendekati diri kepada agama.

Salah satu Dewan Guru Perguruan Cimacan Galuh Mekar Cinere, Maulana mengatakan, untuk mempelajari silat sangat berkaitan dengan pemahaman agama. Sehingga jika dibutuhkan pendekar silat turun sebagai pembela agama.

Di Cimacan Galuh Mekar, setiap anggotanya selalu ditanamkan Panca Dharma, yaitu taqwa kepada Tuhan, taat kepada pelatih dan guru, sanggup meningkatkan prestasi, sanggup menjaga sopan santun, dan sanggup menjaga diri. “Dalam mempelajari silat sangat erat kaitannya ilmu agama,” kata Maulana.

Setelah belajar silat dapat merubah sifat dan kepribadian seseorang. Terlebih saat makin maraknya fenomena geng motor di Kota Depok. “Tentu dapat berdampak pada kehidupan setiap pendekar,” kata maulana.

Menurutnya di Cinere, Kampung Cinere Poncol khusunya tidak ada anak yang terlibat geng motor. Bahkan dia mengatakan anak-anak malah saling menjaga kampungnya. “Tidak ada geng motor di sini (Cinere), bahkan tidak ada anak yang nongkrong dipinggir jalan sambil minum-minuman,” terang Maulana.

Dalam mempelajari silat, khusunya di Perguruan Cimacan Galuh Mekar memiliki pantangan yang sama sekali tidak boleh dilanggar. “Kalau mau ikut latihan, tidak boleh  meninggalkan salat dengan sengaja, tidak boleh berbuat zholim,  tidak boleh berjudi, dan dilarang keras berbuat zina,” bebernya.

Hal tersebut juga disampaikan oleh salah satu anggota Perguruan Silat Cimacan Galuh Mekar Cinere, Pikok. Dia mengaku lebih tenang jika menghadapi masalah, belum lagi saat menghadapi bahaya. “Kita jadi lebih tenag, dan mampu menjaga emosi. Bukan berarti kita bisa silat malah sewenang-wenang, apalagi sombong,” kata Pikok.(bersambung)