INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK PELAYANAN: Suasana pelayanan di UPT Puskesmas Cilodong.
INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
PELAYANAN: Suasana pelayanan di UPT Puskesmas Cilodong.

DEPOK – Selama Ramadan hingga Idul Fitri mendatang, pelayanan kesehatan di Depok dipastikan tetap akan berjalan maksimal dan optimal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Noorzamanti Lies Karmawati mengatakan, selama Ramadan, puskesmas se-Depok buka sejak pukul 07:30 WIB dan tutup pada pukul 13:30 WIB, pada Senin sampai Kamis. Sedangkan untuk hari Jumat, puskesmas buka pukul 07:30 WIB dan tutup pukul 14:00 WIB.

Kata dia, aturan mengenai jam kerja ini menjadi pedoman Dinas Kesehatan sesuai dengan Surat Edaran Walikota Depok tertanggal 14 Mei 2018 tentang Penetapan Jam Kerja Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Depok selama bulan Ramadan Tahun 2018.

“Meski puasa tapi tidak mengendurkan semangat pelayanan kami kepada warga. Puasa atau tidak, pelayanan kesehatan untuk warga Depok tetap optimal dan maksimal,” ujar Lies.

Baca Juga  Berani! Garong Bobol Rumah Perwira Polisi di Depok

Lebih lanjut, dipaparkan Lies, saat cuti bersama libur Idul Fitri pun dipastikan puskesmas kecamatan akan tetap buka selama 24 jam. Sedangkan untuk puskesmas kelurahan, jika memang diperlukan maka dapat dilakukan koordinasi untuk tetap buka.

“Kami di Dinas Kesehatan hanya libur pada tanggal merah atau saat dua hari raya Idul Fitri. Sedangkan untuk cuti bersama kami tetap masuk dan melayani warga,” papar Lies.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok juga tetap akan bersiaga selama 24 jam meski libur Idul Fitri dan cuti bersama.

“RSUD jelas tetap akan ada yang berjaga dan para tenaga medis tetap siaga 24 jam. Tidak boleh semua libur. Pelayanan RSUD akan tetap maksimal di hari libur Idul Fitri,” tutur Lies.

Baca Juga  DKP3 Targetkan 500 Hewan Divaksin Rabies

Hal sama juga diungkapkan, Direktur RSUD Kota Depok, Asloe’ah Madjri mengatakan, selain mempersiapkan sejumlah pelayanan yang buka 24 jam, RSUD Depok juga mengadakan piket untuk yang bertugas di manajemen struktural.

Mulai dari Kepala Bagian (Kabag), Kepala Sub Bagian (Kasubag), Kepala Bidang (Kabid), Kepala Seksi (Kasi), hingga Manajer on Duty (MOD) yang juga tetap masuk dengan sistem 3 sif.

“Kami tidak menghitung libur Lebaran hanya H-2 sampai dengan H+2 Lebaran saja, tetapi mulai dari hari Sabtu tanggal 9 Juni mendatang sudah berlaku piket yang telah ditetapkan,” ujar Asloe’ah.

Tambahnya, bagi para pemegang kartu BPJS Kesehatan sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan yakni selama H-8 sampai H+8 Hari Raya Idulfitri, tetap bisa dilayani tanpa perlu ada rujukan dari faskes sebelumnya. Hal ini juga berlaku bagi pasien yang berasal dari luar Kota Depok.

Baca Juga  Pemalsu Surat Tanah 49.010 Meter di Depok Dituntut 4 Tahun

“Kami berupaya untuk pasien BPJS Kesehatan bisa nyaman ke RSUD Depok, sehingga kalau butuh pelayanan kami silakan datang langsung saja tanpa perlu rujukan dari faskes tingkat pertama,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan, untuk polik klinik di RSUD Depok tidak semua tutup saat libur Lebaran. Tetapi, masih ada poliknik tertentu yang buka.

“Seperti poli penyakit dalam, spesialis anak, spesialis kandungan dan kebidanan, bedah ortopedi, dan urologi. Poli gigi juga akan buka seperti biasa, hanya satu hari saja yang libur,” tandasnya. (irw)