Beranda Metropolis Pelempar Batu di Depok Diburu

Pelempar Batu di Depok Diburu

0
Pelempar Batu di Depok Diburu
IRWAN/RADAR DEPOK MENUJUKAN : Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto memperlihatkan wajah sketsa pelaku diduga pelemparan batu konblok ke wajah Rafah di Jalan Juanda, kemarin.
IRWAN/RADAR DEPOK
MENUJUKAN : Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto memperlihatkan wajah sketsa pelaku diduga pelemparan batu konblok ke wajah Rafah di Jalan Juanda, kemarin.

DEPOK–Sepertinya pelaku pelempar batu kepada  Raffa Ismail Fahrezi (9), bakal segera tertangkap. Jumat (22/6), Polresta Depok  berhasil mengambar wajah sketsa diduga pelaku pelempar batu, kemudian disebar seantero Kota Depok.

Kapolesta Depok, Kombes Didik Sugiarto mengatakan, sketsa wajah diduga pelaku pelemparan dibuat dari hasil keterangan saksi. Yakni orang tua korban. “Sketsa wajah ini sebagai alat bantu untuk menangkap pelempar batu ke Raffa,” kata Didik, kepada Harian Radar Depok di Mapolresta Depok, kemarin.

Pembuatan sketsa wajah pelempar batu ini kata Didik, dibantu divisi Inafis Bareskrim Mabes Polri. Dalam mengatasi kasus ini Polresta Depok masih bekerja dengan mengumpulkan data-data di lokasi kejadian perkara. “Sudah ada tiga CCTV yang dilihat dan kini masih dilakukan pemeriksaan,” ulas Didik.

Didik meminta ke masyarakat bila mengetahui, atau sempat melihat orang yang mirip dengan sketsa wajah tersebut, untuk segera melapor ke Mapolresta Depok. “Kami minta bantuan kepada masyarakat apabila menemukan orang yang ciri-cirinya seperti ini segera memberikan informasi,” tegasnya.

Masih di Mapolresta Depok, Ayah Raffa, Hendi Permana (37) mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan Polresta Depok kepada Raffa hingga bisa dirawat di RS Kramat Jati. Bahkan, uang yang sudah masuk ke rumah sakit sudah dikembalikan full.

“Semua perawatan full dicover Polresta Depok, saya ucapkan banyak terimakasih,” ucap Hendi.

Menurut Hendi, kondisi Raffa sudah membaik dan sudah diajak berbicara dan makan. Namun, masih trauma atas kejadian tragedi pelemparan tersebut. “Trauma kalau lihat orang asing, soal pelaku kami serahkan kepada polisi diproses secara hukum,” ungkapnya.(irw)