Beranda Pendidikan Pelepasan 409 Siswa SMPN 6 Depok, Hasil UN Meningkat Dibanding Tahun 2017

Pelepasan 409 Siswa SMPN 6 Depok, Hasil UN Meningkat Dibanding Tahun 2017

0
Pelepasan 409 Siswa SMPN 6 Depok, Hasil UN Meningkat Dibanding Tahun 2017
SANI/RADAR DEPOK ADA KEMAJUAN: Siswa kelas IX-A yang merupakan angkatan ke-23 berfoto bersama wali kelas dan kepala sekolah usai dikalungi medali sebagai tanda bahwa mereka resmi menjadi alumni di Balai Pertemuan Umum Bagas Raya, kemarin (25/6).
SANI/RADAR DEPOK
ADA KEMAJUAN: Siswa kelas IX-A yang merupakan angkatan ke-23 berfoto bersama wali kelas dan kepala sekolah usai dikalungi medali sebagai tanda bahwa mereka resmi menjadi alumni di Balai Pertemuan Umum Bagas Raya, kemarin (25/6).

Sebanyak 409 siswa kelas IX SMP Negeri 6 Depok resmi menjadi Alumni dari SMP yang memiliki nama panggilan khas ‘Viednam’ terhitung sejak kemarin (25/6). Bertempat di Balai Pertemuan Umum Bagas Raya, Jalan Raya Bogor, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, siswa-siswi mengikuti acara pelepasan dengan khidmat.

LAPORAN: NUR APRIDA SANI

DPOK – Pelepasan ini seluruh acara dikoordinasi oleh komite sekolah dan koordinator kelas (Korlas). Tahun ini pelepasan angkatan ke-23.

“Kami selalu melibatkan komite dan korlas dalam mengadakan acara, agar mempererat kekompakan sekolah dan orang tua,” kata ketua panitia pelepasan sekaligus Wakil Kepala SMPN 6 Depok Bidang Kurikulum, Rini Setyowati kepada Radar Depok.

Mengangkat tema Menggapai Bintang Meraih Asa, Rini berharap anak didiknya dapat meraih masa depan yang cemerlang ibarat bintang-bintang diangkasa. “Walaupun mereka terjatuh, setidaknya mereka jatuh di atas bintang-bintang itu,” ujar Rini.

Hasil nilai UN tahun ajaran 2017-2018, SMPN 6 Depok mengalami peningkatakan dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu nilai tertinggi hanya 360,0, tahun ini 373,5. Sedangkan nilai rata-rata tahun lalu 256,4 tahun ini 261,2.

“Alhamdulillah sekolah kami juga masuk urutan kelima dari 26 SMP negeri se-Kota Depok,” tutur Kepala SMPN 6 Depok, Sumarno.

Sumarno mengungkapkan, hasil pendidikan diukur dari kepribadian anak-anak didiknya. Untuk itu, ia mau para siswa yang sudah menjadi alumni dapat membawa nama baik almamater dengan tidak melakukan tindak kriminal.

“Satu juga yang paling penting adalah timbul kesadaran belajar, kalau di SMP belum muncul (niat) mudah-mudahan di SMA menjadi lebih baik,” pungkas Sumarno. (*)