DEPOK – Pemerintah Kota Depok sudah membebaskan lahan untuk bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) bagian timur Kota Depok. Tepatnya di depan Perumahan Permata Cimanggis Jalan Raya Tapos, Kelurahan Cimpaeun, Tapos. Lahan seluas 9.000 meter itu dibebaskan menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp26 miliar.

“Sudah dibebaskan lahan untuk bangunan RSUD Depok bagian wilayah timur. Posisi wilayahnya cukup startegis karena sudah berdasarkan study kelayakan yang dilakukan Dinas Kesehatan Depok,” kata Kepala Dinkes Depok, Noerzamanti Lies Karmawati, kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Pembangunan RSUD di Tapos ini, kata dia, direncanakan di 2018 dibuatkan DED dan tahun 2019 sudah bisa dibangun. Sebab, pembangunan gedung yang dibangun pemerintah harus melalui berbagai proses. “Minimal kontruksi dibangun di 2019. Direncanakan RSUD Depok di timur ini akan dibangun lima lantai dengan kapasitas tempat tidur 100,” beber Lies.

RSUD ini sama halnya dengan RSUD Sawangan fasilitas penunjang pelayanan pasien akan diadakan ruang sepeeri UGD, dan lainya.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, keberadaan RSUD di bagian wilayah timur Kota Depok mendesak dibanguan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal.

Terlebih, selama ini kebanyakan mereka kesulitan mendapat layanan kesehatan, dan terpaksa mencari pelayanan kesehatan di luar wilayah Kota Depok seperti ke kawasan Cibinong, Bogor dan Jakarta Timur.

“Kami berupaya untuk secepatnya membangun pelayanan kesehatan seperti RSUD di bagian timur Kota Depok, seperti di wilayah Tapos, Cimanggis, atau Cilodong, sebagai salah satu program yang harus dilakukan tahun anggaran 2018 ini,” kata Pradi.

Tidak ada kata lain selain yaitu mewujudkan permintaan dan keinginan masyarakat di wilayah bagian Timur, terhadap keberadaan maupun kehadiran rumah sakit umum atau RSUD seperti yang ada di bagian Barat yaitu RSUD Depok karena memang mendesak dibutuhkan.

Termasuk 14 kegiatan atau program pembangunan lainnya seperti perbaikan infrastruktur jalan, saluran air, jembatan, kesehatan, pendidikan, membuat alun-alun, perbaikan rumah kumuh, peningkatan UMKM, pariwisata hingga rencana menaikkan honor RT, RW dan LPM yang disesuaikan dengan kondisi anggaran Kota Depok.

Menurut dia, selama ini sebagian besar masyarakat di kawasan Cilodong, Tapos dan Cimanggis jika berobat selain ke Puskesmas juga kebanyakan ke dokter 24 jam.

Maupun rumah sakit swasta serta ke wilayah Cibinong, Bogor serta ke kawasan DKI Jakarta khususnya Jakarta Timur.

“Pengadaan tanah harus secepatnya dituntaskan tahun 2018 ini sehingga tahun selanjutnya sudah dapat dibangun,” tuturnya. (irw)