Beranda Metropolis Pemkot Depok dan Polisi Tanggung Biaya Raffa

Pemkot Depok dan Polisi Tanggung Biaya Raffa

0
Pemkot Depok dan Polisi Tanggung Biaya Raffa
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK TKP PELEMPARAN BATU : Lokasi tkp pelemparan batu oleh orang tak dikenal di kawasan Jalan Juanda, Kecamatan Beji, yang membuat Raffa (9), seorang bocah mengalami luka parah akibat dari kejadian tersebut.
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
TKP PELEMPARAN BATU : Lokasi tkp pelemparan batu oleh orang tak dikenal di kawasan Jalan Juanda, Kecamatan Beji, yang membuat Raffa (9), seorang bocah mengalami luka parah akibat dari kejadian tersebut.

DEPOK – Orang tua korban pelemparan batu Raffa Ismail Fahrezi, bisa sedikit tenang. Musababnya, Pemkot Depok dan Polisi membebaskan biaya rumah sakit dan operasi. Semenatara, upaya pencarian pelaku masih nihil. Dua CCTV di Alfamart dan Adira, tidak menyorot pelaku pelemparan konblok yang mengenai Raffa Ismail Fahrezi (9).

Orang tua korban, Hendi Permana menyampaikan, terima kasih pada seluruh pihak yang telah membantu meringankan biaya pengobatan. Pasalnya dirinya yang berprofesi sebagai pengemudi ojek daring dapat bernafas lega, karena biaya pengobatan buah hatinya yang mencapai angka Rp50 juta sudah dibebaskan.

“Sudah dibebaskan sama pihak Rumah Sakit Polri dan Pemkot Depok. Tadi sore juga saya sudah dihubungi oleh orang pemerintah Kota Depok,” kata Hendi kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Selain dibebaskan biaya perawatannya, uang senilai Rp26 juta yang berasal dari bantuan keluarga untuk biaya operasi bedah plastik juga telah dikembalikan. Ia berharap polisi dapat meringkus pelaku yang telah menyebabkan luka parah di bagian wajah Raffa. “Uang yang sebelumnya sudah dikembalikan oleh pihak Rumah Sakit Polri. Sekarang anak saya masih dalam perawatan. Semoga polisi dapat segera mengamankan pelaku,” paparnya.

Terpisah, Ketua RT3/11, Kelurahan Kemirimuka, Syahroni mengungkapkan, CCTV yang berada di dua tempat  tidak menyorot ke jalan yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Pelakunya tidak kelihatan. CCTV hanya menyorot ke arah parkiran ruko, tidak sampai ke jalan,” kata Syahroni kepada Harian Radar Depok.

Kini, warga hanya berharap pada CCTV yang ada di Zen Family Spa, dan Actuaries. Tapi sayangnya, CCTV di dua tempat tersebut belum bisa diakses, lantaran pengelola yang berwenang membuka rekaman CCTV belum bekerja seperti biasa. “Orangnya masih libur lebaran, jadi CCTV belum bisa dibuka. Besok (hari ini) rencananya saya dan polisi akan mencoba berkomunikasi lagi dengan pihak pengelola agar CCTV nya bisa dilihat,” jelasnya.

Tidak tersorotnya pelaku juga dibenarkan pegawai Alfamart, Baemisi Saleha. Tepatnya ke arah berlawanan tempat pelaku melarikan diri setelah melancarkan aksinya. “Polisi sama ketua RT sudah ke sini untuk lihat rekaman CCTV. Tapi hasilnya enggak kelihatan, polisi juga ngerekam CCTV yang dibuka sama kepala toko pakai ponselnya,” kata Baemisi.

Sebagai informasi, akibat kejadian itu bagian hidung, tulang pipi kanan dan kirinya retak. Bagian atas bibir dan pipi Raffa juga mengalami luka sobek, sedangkan posisi rahangnya juga sedikit bergeser.(rub)