Beranda Satelit Depok 189 PKH Serua Depok Diberi Buku Rekening

189 PKH Serua Depok Diberi Buku Rekening

0
189 PKH Serua Depok Diberi Buku Rekening
DICKY/RADARDEPOK DIBAGIKAN : Kasi Kemasyarakat, Retno Juliastuty (hijab kuning) saat memantau pembagian buku rekening PKH di lantai dua kantor Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, kemarin.
DICKY/RADARDEPOK
DIBAGIKAN : Kasi Kemasyarakat, Retno Juliastuty (hijab kuning) saat memantau pembagian buku rekening PKH di lantai dua kantor Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, kemarin.

DEPOK – Lantai dua ruangan serbaguna kantor Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, kemarin, dipenuhi puluhan kaum ibu yang datang silih berganti.

Sebanyak 189 masyarakat yang termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), diberikan buku rekening sebagai tindaklanjut dalam pelayanan PKH yang diinisiasi Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Kota Depok.

Pendamping PKH Kecamatan Bojongsari, Dinas Sosial Kota Depok, Dimas Andrianto mengatakan, pemberian buku rekening merupakan salah satu pelayanan Dinas Sosial kepada PKH. Pemberian buku tersebut untuk memudahkan PKH, apabila terjadi kehilangan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), PKH dapat segera melakukan pengurusan.

“Untuk buku rekening yang kami berikan sebanyak 189 PKH dari 314 PKH di Serua,” ujar Dimas kepada Radar Depok, kemarin.

Dimas menjelaskan, pemberian buku rekening tersebut dibagian kepada PKH yang terdaftar pada 2014 dan 2016, sedangkan untuk PKH 2018 belum disediakan buku rekening. Nantinya setiap PKH yang digunakan untuk biaya pendidikan SD, SMP, dan SMA akan diberikan sebesar Rp 1.850.000. Bantuan tersebut berbeda untuk PKH katagori lansia dan disabilitas berat yang mencapai Rp 2.000.000.

Sementara itu, Kasi Kemasyarakat Kelurahan Serua, Retno Juliastuty menuturkan, program bantuan yang diberikan Kementerian Sosial kepada masyarakat Serua dinilai sangat bermanfaat. Bantuan yang diberikan sebanyak empat tahap, dapat meringankan biaya hidup masyarakat Serua yang masuk katagori PKH.

“Dengan adanya bantuan PKH dapat mengurangi kesenjangan sosial di wilayah Serua,” tutup Retno. (dic)