Beranda Utama 93.803 Peserta Tak Lolos SBMPTN

93.803 Peserta Tak Lolos SBMPTN

0
93.803 Peserta Tak Lolos SBMPTN
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK KAMPUS UI DEPOK : Pengendara saat melintas di kawasan Kampus Universitas Indonesia (UI) Kota Depok.
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
KAMPUS UI DEPOK : Pengendara saat melintas di kawasan Kampus Universitas Indonesia (UI) Kota Depok.

DEPOK – Setelah menerima 1.628 mahasiswa melalui jalur SNMPTN, Universitas Indonesia (UI) kembali menerima mahasiswa melalui Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Sebanyak 3.679 calon mahasiswa baru UI diterima melalui SBMPTN 2018.

Calon mahasiswa baru tersebut telah diumumkan melalui website resmi UI http://pengumuman.sbmptn.ac.id atau http://sbmptn.ui.ac.id.

Kepala Humas dan KIP UI, Rifelly Dewi Astuti mengatakan, para calon mahasiswa baru UI tersebut berhasil unggul di antara 97.382 total peserta yang memilih UI pada pelaksanaan ujian SBMPTN 2018.

“Pengumuman sudah dapat dilihat sejak Selasa (3/7) pukul 17.00 melalui situs resmi UI,” kata Rifelly kepada Radar Depok, kemarin (3/7).

Rifelly melanjutkan, pada tahun ini, program studi Pendidikan Dokter menjadi jurusan yang paling diminati di UI pada kelompok ujian Saintek. Sedangkan jurusan yang paling diminati pada kelompok ujian Soshum adalah Ilmu Hukum.

“Para mahasiswa yang dinyatakan lulus, kemudian dapat melakukan pendaftaran ulang,” lanjut Rifelly.

Rifelly menyebut ada tiga langkah yang harus diikuti calon mahasiswa baru saat melakukan registrasi ulang, yakni Konfirmasi Pilihan Kelas Permohonan Mekanisme Pengajuan Pembayaran secara online pada laman penerimaan.ui.ac.id  paling lambat tanggal 8 Juli 2018.

“Calon mahasiswa harus memperhatikan dengan seksama seluruh informasi yang disampaikan dan isi semua formulir yang telah disiapkan, termasuk mendapat jadwal pemeriksanaan kesehatan dalam tautan http://pra-registrasi.ui.ac.id,” beber Rifelly.

Setelah mengisi formulir, kata Rifelly, mahasiswa harus melakukan pembayaran Biaya Pendidikan.

“Pembayaran Biaya Pendidikan dilakukan mulai tanggal 4 Juli hingga 23 Juli 2018 melalui BNI, BTN, Bank Permata, Bank Mandiri, Bank CIMB Niaga, BRI dan Bank Bukopin,” tutur Rifelly.

Calon mahasiswa baru diwajibkan hadir dan tidak dapat diwakilkan, pada tanggal 24 Juli 2018 untuk jurusan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ekonomi dan Bisnis, Teknik, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Serta tanggal 25 Juli 2018 untuk jurusan Kedokteran, Hukum, Ilmu Pengetahuan Budaya, Psikologi, Ilmu Keperawatan Kedokteran Gigi, Kesehatan Masyarakat, Ilmu Komputer, Farmasi, Ilmu Administrasi.

“Informasi ini telah kami sebarkan melalui website dan media sosial resmi UI,” tegas rifelly.

Sementara itu, sebanyak 165.831 siswa lolos SBMPTN 2018 di 85 PTN seluruh Indonesia. Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri (SNPMB PTN) 2018 mengumumkan hasil seleksi itu di Kantor Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta.

“Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari 860.001 peserta pendaftar yang telah mengikuti ujian tertulis baik Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC), maupun Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dilaksanakan secara nasional pada 8 Mei 2018 dan ujian keterampilan pada 9-11 Mei 2018,” kata Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir di Gedung Kemenristekdikti, Selasa (3/7).

Nasir mengatakan pengumuman secara online dapat dilihat selambat-lambatnya pukul 17.00 sore ini.

“Panitia SNPMBPTN 2018 mengumumkan hasil SBMPTN secara online pada laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id atau mulai pada hari ini Selasa 3 Juli 2018 mulai pukul 15.00 WIB atau selambat-lambatnya pukul 17.00 WIB,” ujar Nasir.

Menristek juga menyampaikan ucapan selamat bagi peserta yang diterima dan berharap peserta yang belum lolos tidak berkecil hati.

“Bagi yang belum lulus, masih ada kesempatan lain melalui jalur Seleksi Mandiri. Selain itu juga ada kesempatan mendaftar di perguruan tinggi swasta yang saat ini kualitasnya semakin baik. Kita punya 4.579 perguruan tinggi di Indonesia yang tercatat di laman Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Tolong dicek apa perguruan tinggi itu aktif atau tidak. Semoga yang aktif jadi pilihan anak Indonesia,” tutur Nasir.

Sementara itu, Ketua Panitia Pusat SNPMB PTN 2018, Ravik Karsidi menyebutkan program studi yang paling banyak diminati hampir sama dengan tahun sebelumnya.

“Untuk Saintek yang paling banyak diminati Ilmu Kedokteran, Farmasi, Teknik Informatika. Sedangkan untuk Soshum yang paling banyak diminati yaitu Manajemen, Akuntansi, dan Ilmu Komunikasi. Sementara untuk prodi baru yaitu Aktuaria dan Ilmu Komputer yang sesuai dengan tuntutan perkembangan terakhir atau era revolusi industri 4.0,” terang Ravik.

Diketahui, panitia SNPMBPTN 2018 melakukan terobosan dengan memanfaatkan teknologi informasi yaitu dapat menggunakan sistem Android dalam pelaksanaan ujian. Total peserta kelompok Non-Bidikmisi diterima sebanyak 122.558 peserta, dan peserta berpotensi menjadi penerima Bidikmisi diterima sebanyak 43.273 peserta.

Kemudian, berdasarkan jenis ujian yang diikuti, peserta Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) diterima sebanyak 160.778 peserta, peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) diterima sebanyak 5.053 peserta. Selanjutnya perincian peserta diterima menurut kelompok ujian yaitu, kelompok Saintek diterima sebanyak 68.333 peserta, kelompok Soshum diterima sebanyak 64.882 peserta, dan kelompok Campuran diterima sebanyak 32.616 peserta.

Panitia Pusat SNPMBPTN 2018 juga menetapkan, 45 (16,9%) peserta diterima dari sebanyak 267 pendaftar yang berkebutuhan khusus. (san/gun/mcm)