Beranda Metropolis Gempar Babi Ngepet Teror Warga Depok

Gempar Babi Ngepet Teror Warga Depok

0
Gempar Babi Ngepet Teror Warga Depok
IST FOR RADARDEPOK MENCEKAM: Lingkungan RT 04/07, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos semakin mencekam paska adanya teror babi ngepet diwilayah tersebut.
IST FOR RADARDEPOK
MENCEKAM: Lingkungan RT 04/07, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos semakin mencekam paska adanya teror babi ngepet diwilayah tersebut.

DEPOK –Warga RT4/7 Warga Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos gempar. Babi negpet yang biasa ada dalam film ternyata hadir di Tapos. Uang warga umunya hilang secara gaib, dan warga sempat melihat diduga babi ngepet didampingi tiga anjing berukuran.

Warga Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos, Muhammad Nur (20) mengaku, uangnya hilang diduga dilakukan makhluk gaib berupa babi ngepet. “Uang orangtua saya hilang sekitar ratusan ribu. Hilangnya ketika ada babi yang berkeliaran awal bulan Ramadan lalu. Mungkin dicuri babi ngepet it,” kata Nur kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Selain karena uang orangtuanya hilang secara tiba-tiba, Nur menyebut ada keanehan lain pada kejadian itu. Yakni tidak seluruh uang yang disimpan orangtuanya dalam tas raib tanpa meninggalkan jejak apapun.

“Uang orangtua saya di tas itu ada sekira Rp800 ribu, tapi yang hilang cuman beberapa ratus ribu saja. Kalau enggak salah Rp200 ribu yang hilang. Kalau warga lain sih enggak tahu bagaimana, soalnya memang belum ada yang lapor polisi,” tuturnya.

Alasan kasus ini belum dilaporkan ke Polisi atau pihak Kelurahan Sukamaju Baru, karena warga menduga kasus ini disebabkan makhluk gaib. Bukti bahwa babi ngepet yang mengambil juga menyulitkan saat laporan, karena takut disebut bohong.

“Belum lapor ke polisi atau pihak kelurahan karena kasusnya makhluk gaib, buktinya saja enggak ada. Kalau berhasil nangkap babinya atau ada jejaknya mungkin beda lagi,” katanya.

Selain itu, Ardi (16) yang juga warga RT 04/07 Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos menyatakan, uang milik bos tempatnya bekerja juga hilang. Menurutnya, yang hilang sekitar Rp1 juta. “Bos saya punya toko material. Waktu hilang uangnya ditaruh laci, yang hilang Rp1 juta. Tapi setahu saya uangnya ada Rp5 juta,” katanya.

Sementara, terkait banyaknya warga yang mengalami kehilangan harta selama makhluk dengan tinggi sekira 35 centimeter (Cm) muncul keliling kampung. Kedua pemuda itu menyatakan tidak mengetahui pasti jumlah warga yang kehilangan hartanya.

Namun mereka menuturkan bahwa yang diduga mistis telah muncul sekira lima kali dalam satu minggu. “Enggak tahu ada berapa warga yang kehilangan uang, karena mungkin saja uangnya hilang tapi dia juga enggak yakin,” kata Ardi.

Kabar tersebut santer beredar di RT 01/08, RT 02/08, RT 04/08, dan RT 04/07 sejak awal bulan Ramadan hingga kini.

Menurut Ardi makhluk yang diduga sebagai babi ngepet itu berwarna cokelat kehitaman. Tinggi sekitar 35 Cm, panjang sekira 40 sentimeter, berperawakan sedang, dan kepalanya selalu tertunduk saat berlari.

Sementara ketiga anjing yang diduga pendamping makhluk gaib itu berwarna hitam dan berukuran sedang. “Warnanya cokelat kehitaman. Ukuran tubuhnya agak kecil, tingginya enggak sampai selutut orang dewasa. Kalau yang tiga anjing itu ukurannya seperti anjing biasa, enggak gede,” tandasnya.(rub)