Beranda Politika HTJ Pantau Pengaspalan di Krukut, Kota Depok

HTJ Pantau Pengaspalan di Krukut, Kota Depok

0
HTJ Pantau Pengaspalan di Krukut, Kota Depok
SANI/RADARDEPOK ASPIRASI: Anggota DPRD Kota Depok daerah pemilihan Beji, Cinere dan Limo (BCL), H Tajudin Tabri (HTJ) terjun langsung melihat pengaspalan di RT4/1 Kelurahan Krukut, Limo kemarin.
SANI/RADARDEPOK
ASPIRASI: Anggota DPRD Kota Depok daerah pemilihan Beji, Cinere dan Limo (BCL), H Tajudin Tabri (HTJ) terjun langsung melihat pengaspalan di RT4/1 Kelurahan Krukut, Limo kemarin.

DEPOK – Tak mau usulan aspirasinya terbengkalai. Kemarin, anggota DPRD Kota Depok daerah pemilihan Beji, Cinere dan Limo (BCL), H Tajudin Tabri (HTJ) terjun langsung melihat pengaspalan di RT4/1 Kelurahan Krukut, Limo. Dari 12 usulan aspirasi yang dimiliki, sejauh ini baru enam yang digarap dinas terakit.

Kepada Harian Radar Depok, HTJ menyebutkan, ada beberapa usulan dari aspiranya yang sudah dilakukan pengerjaan. Namun, baru enam yang dilakukan dari 12 titik. Tentu sampai 2018 semua usulan miliknya harus selesai. “Hari ini pengaspalan di RT4/1 Krukut, sebelumnya di RT2/6 Krukut. Saya hadir agar perbaikan dilakuakn secara benar,,” ujarnya dilokasi pengaspalan, kemarin.

Menurutnya, dinas teknis yang menggarap sejumlah pembangunan harus cepat menggelar lelang. Mengingat dari pengalaman tiap tahun, selalu mengulang adanya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang besar. Contohnya tahun 2017 Silpa-nya menyentuh Rp700 miliar-an. Padahal, ketika APBD sudah diketuk Februari sudah mulai lelang. Tapi kenapa baru Juni, Juli dan Agustus baru dilelang. “Semuanya harus belajar dari pengalaman. Silpa-nya yang ada nantinya harus dihabiskan di anggaran belanja tambahan (ABT),” tegas pria yang menjabat Sekretaris Komisi C DPRD Depok ini.

HTJ meminta kepada warga, merawat baik-baik kondisi ruas jalan yang baru diperbaiki. Itu supaya memilki daya tahan lama dan dapat dioptimalkan, bagi kelancaran aktivitas transportasi warga setempat.

“Memang tidak semua kerusakan fasilitas umum dapat diakomodir melalui proyek reguler. Tapi warga tak perlu khawatir karena masih ada alokasi pembiayaan lainnya, kami akan selalu membantu memperjuangkan aspirasi masyarakat selama itu menyangkut kepentingan umum,” ujar politisi Partai Golkar itu.

Sementara, Ketua RT2/6 Kelurahan Krukut, Munirih mengaku, perbaikan ruas Jalan Matalih sepanjang 115 meter sudah lama didambakan warga. Sebab, kerusakan ruas jalan tersebut sudah cukup lama, dan belum mendapat jatah perbaikan dari alokasi proyek reguler yang diajukan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang). “Alhamdulillah kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, dan Haji Tajudin Tabri yang telah mendorong pelaksanaan perbaikan ruas jalan tersebut,” tandasnya.(san)