Beranda Metropolis Kadin Depok Soroti Site Plan Direvisi

Kadin Depok Soroti Site Plan Direvisi

0

DEPOK – Kamar Dagang Dan Industri ( KADIN ) Kota Depok menyoroti adanya ketidak transparan dari pihak pengembang yang telah mengubah site plan dengan Pemkot Depok.

Ketidak transparan perubahan site plan, karena pihak penguhi tidak dikabarkan atau tidak dilibatkan.

“Tentu itu melanggar peraturan yang ada,” kata Ketua Kadin Kota Depok H. Miftah Sunandar, kepada Radar Depok di kantornya Jalan Arif Rahman Hakim, Jumat (29/6).

Menurutnya, setiap pengembang perumahan umumnya di Kota Depok itu wajib mengeluarkan 40 persen untuk fasos-fasum yang digunakan masyarakat perumahan dari lahan yang akan dijadikan perumahan.

Sedangkan, 60 persen untuk dijadikan perumahan. Jika tidak, tegas dia, ini melanggar aturan daerah dan sudah menyalahi aturan Undang-undang.

Site plan lahan perumahan yang sudah dibagi 60 dan 40 persen ini diserahkan ke pemerintah daerah (Pemda). Barulah, kata dia,  pihak pengembang tersebut mengajukan izin membangun bangunan (IMB).

Lahan 40 persen ini menjadi aset pemerintah daerah dan digunakan untuk masyarakat. Namun, jika ada perubahan dari site plan yang lama warga penghuni perumahan itu harus dilibatkan karena sesuai aturan.

Jika tidak kata dia, sudah menyalahi aturan dan tidak transparan, apa lagi jika pemkot mengeluarkan site plan baru, jelas melanggar. “Kalau gitu pemkot wajib mengroscek lahan tersebut,” ucap dia.

Apa lagi, sesuai site plan yang lama di lahan fasos-fasum dari 40 persen lahan dijadikan rumah atau perumahan. Hal ini lahan fasos-fasum berkurang, maka tegas dia sudah pidana. “Tapi masalah ini perlu dibedah secara data,” ucap dia. (irw)