Beranda Metropolis Kota Banda Aceh Belajar ke Depok

Kota Banda Aceh Belajar ke Depok

0
Kota Banda Aceh Belajar ke Depok
IRWAN/RADARDEPOK DIKUNJUNGI : Pemerintah Kota Depok dikunjungi Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifin, dalam rangka mempelajari sistem penigkatan PAD di daerah Kota Banda Aceh. Kunjungan tersebut disambut Sekda Depok Hardiono dan Kepela BKD Depok Nina Zuzana, kemarin.
IRWAN/RADARDEPOK
DIKUNJUNGI : Pemerintah Kota Depok dikunjungi Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifin, dalam rangka mempelajari sistem penigkatan PAD di daerah Kota Banda Aceh. Kunjungan tersebut disambut Sekda Depok Hardiono dan Kepala BKD Depok Nina Zuzana, kemarin.

DEPOK – Tiga tahun berturut-turut pendapatan pajak bumi dan bangunan (PBB) meningkat, membuat Kota Banda Aceh kepo rahasianya. Nah kemarin, Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifi bersama rombongan mengunjungi Pemkot Depok belajar banyak tentang sistem pembayaran PBB di Kota Depok.

Orang nomor dua di Kota Banda Aceh ini disambut Sekda Depok Hardiono dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Depok Nina Suzana di ruang pertemuan balaikota.

“Kami ingin mengetahui bagaimana Kota Depok dapat berupaya meningkatkan PAD setiap tahunnya. Sehingga tidak ada piutang, atau bahkan dapat meringankan beban piutang sebelumnya,” kata Zainal, kepada Radar Depok, usai melakukan pertemuan.

Kata dia, Pemerintah Kota Banda Aceh masih memerlukan masukan dan motivasi, agar PAD dapat mencapai target. Saat ini, sambung dia, pemasukan PAD pencapaiannya masih belum maksimal. “Saya menilai Kota Depok cukup baik dalam mengelola PBB dari kota dan kabupaten yang dikunjungi,” ucap Zainal didampingi Kepala BKD Depok.

Sementara itu, Sekda Depok, Hardiono menyebutkan, capaian PBB di Depok awalnya mencoba menaikkan tarif Nilai Jual Kena Pajak (NJOP). Namun, kenaikannya diberikan secara bertahap yaitu selama tiga tahun. Sehingga, kata dia, kenaikan tidak terlalu dirasakan masyarakat karena polanya dibuat tiga tahun. “Tahun pertama 30 persen, kedua 40 persen, dan ketiga 30 persen,” bebernya.

Dirinya menambahkan, Pemkot Depok juga telah menyediakan layanan e-PBB yang dapat digunakan, untuk memantau besaran pajak yang harus dibayarkan. “Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan reward kepada para Wajib Pajak (WP) melalui kegiatan Gebyar PBB yang rutin dilaksanakan setiap tahun,” tandasnya.(irw)