Beranda Metropolis PDAM Depok Ngapa Ya, Mati Mulu

PDAM Depok Ngapa Ya, Mati Mulu

0
PDAM Depok Ngapa Ya, Mati Mulu
RUBIAKTO/RadarDepok
MATI LAGI: Meski telah menaikan tarif dasar air, PDAM Masih saja sering mematikan aliran air ke rumah warga.

DEPOK – Terbitnya surat edaran bakal ada pemadaman air Kamis (6/7) pukul 20:00 WIB hingga Jumat (6/7) pukul 10:00 WIB, disoal pelanggan. Keladinya, tarif Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) naik, tapi pelayanan tidak kunjung ditingkatkan, malah kerap mematikan air.

Menurut salah satu pelanggan PDAM Tirta Asasta Kota Depok, di Kecamatan Sukmajaya, Abdul Rohman. Dia mengaku, kecewa dengan kebijakan PDAM yang selalu mematikan aliran air ke sejumlah pelanggan.

Menurutnya, kebijakan untuk mematikan air apapun alasannya sangat menggagu pelangga,n sebagai pengguna jasa PDAM Tirta Asasta. Padahal, harga tarif air PDAM sudah mengalami kenaikan, sejak beberapa bulan kebelangang.

“PDAM sudah menaikan tarif air, tapi kenapa kok PDAM sering banget matiin air,” kata Abdul Rohman kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia mengatakan, sebelumnya per bulan biasa membayar tarif air sebesar Rp80 ribu per bulan. Tapi sekarang dirinya, membayar air sampai R 120 ribu perbulan. “Naiknya lumayan tinggi,  padahal pemakainnya sama aja, hanya untuk kebutuhan MCK dan memasak,” kata Rohman.

Hal senada juga disampaikan warga Kecamatan Sukmajaya, Febriyanto. Dia juga mengeluhkan kebijakan PDAM yang kerap mematikan aliran air. Meski terdapat pemberitahuan terlebih dahulu tetap saja itu mengganggu pelanggan. “Kalau mau memperbaiki instalasi, jangan naikin dulu tarifnya, sampai benar. Ini sudah sering mati tapi harganya tetap dinaikin,” kata Febriyanto.

Sementara itu, PDAM Tirta Asasta Kota Depok akan memberhentikan aliran air bersih ke sekitar 38 Ribu pelanggan di 4 Kecamatan di Kota Depok selama 14 jam mulai Kamis (5/7) malam besok. Direktur Umum, PDAM Tirta Asasta Kota Depok, EE Sulaeman menuturkan, penghentian aliran air bersih itu dilakukan, sehubungan dengan adanya tapping pipa jalur intake instalasi pengolahan air (IPA) Legong, Sukmajaya, dan pergantian panel MDP di intake IPA Legong.

“Wilayah yang terkena dampak penghentian pengaliran adalah seluruh area wilayah pelayanan timur di 4 Kecamatan di Depok, yaitu Kecamatan Sukmajaya, Kecamatan Cimanggis, Kecamatan Cilodong, dan Kecamatan Tapos,” beber Sulaeman.

Menurut Sulaeman, ada sekitar 38 Ribu pelanggan PDAM Tirta Asasta Kota Depok di 4 Kecamatan itu yang akan terkena dampak penghentian aliran air bersih selama 14 jam ini. “Kepada pelanggan kami imbau agar menampung air bersih seperlunya sebelum penghentian pengaliran dilaksanakan. Kami mohon maaf sebelumnya atas ketidak nyamanan ini,” kata Sulaeman.

Sulaeman memastikan, akan menyebarkan secara langsung pemberitahuan kepada seluruh pelanggan yang terdampak di 4 Kecamatan di Depok itu, baik secara door to door, atau pengumuman di media sosial.

“Kami harap dengan ini, informasinya sudah sampai ke semua pelanggan, sehingga pelanggan sudah menampung air bersih secukupnya, saat penghentian pengaliran air kami lakukan,” kata Sulaeman.

Penghentian aliran air bersih itu akan dilakukan mulai Kamis pukul 20.00 malam, sampai Jumat (6/7) pukul 10.00. (rub)