Beranda Depok Sport Piala Dunia Sama-sama Ngotot

Sama-sama Ngotot

0
Sama-sama Ngotot
Piala Dunia 2018 Rusia.
Piala Dunia 2018 Rusia.

SAINT PETERSBURG – Duel dua tim kuda hitam akan tersaji di babak 16 besar.  Swedia kontra Swiss bakal mati-matian, Selasa (3/7) malam pukul 21:00 WIB. Kedua tim telah menjalani Piala Dunia dengan penampilan mengejutkan, Swedia menjadi pemuncak Grup F dan Swiss jadi runner up di Grup E, mendampingi Brasil.

Sebelum pertemuan di babak 16 besar Piala Dunia 2018 ini, Swedia dan Swiss telah 28 kali bertemu di pertandingan Internasional. Swiss berhasil menang 11 kali, Swedia 10. Sisa 7 pertandingan berakhir imbang.

Saint Petersburg Stadium akan menjadi saksi, siapakah yang lebih superior, apakah Swiss akan kembali mendapatkan kemenangan, ataukah Swedia yang berhasil menyamai catatan kemenangan Swiss.

Disisi lain, Swiss tidak akan diperkuat Stephan Lichtsteiner dan Fabian Schar pada pertandingan 16 besar Piala Dunia melawan Swedia, setelah keduanya mendapat kartu kuning ketika melawan Kosta Rika.

Kendati demikian, pelatih Vladimir Petkovic tidak menyesal telah memainkan mereka pada pertandingan terakhir di fase grup.

Kapten Swiss Lichtsteiner dan mitranya di lini pertahanan Schar mendapatkan kartu kuning kedua di turnamen akbar, saat mereka bermain imbang 2-2 di Stadion Nizhny Novgorod. Mereka absen pada pertandingan di St Petersburg, Selasa, dan menjadi hantaman tersendiri bagi harapan-harapan Swiss.

“Kami tidak yakin mengenai skenario yang kami perlukan untuk lolos maka kami perlu memainkan pemain-pemain terbaik saya, dan memastikan mereka semua dapat bermain. Putaran 16 besar merupakan tujuan minimal yang kami targetkan untuk dicapai,” kata Petkovic, menjelaskan mengapa ia memainkan pemain-pemain yang telah mengantungi satu kartu kuning pada pertandingan melawan tim yang telah tersingkir dari turnamen.

“Mereka melakukan pelanggaran-pelanggaran yang jauh dari area pertahanan kami yang merupakan hal yang disayangkan, namun kemudian kami memiliki 23 pemain di skuad kami dan saya gembira untuk mempercayai pemain-pemain yang tersisa.”

“Saya yakin seluruh pemain yang kami mainkan di masa yang akan datang akan memberi 120 persen, dan menurut saya tim dapat mengatasinya. Ini buruk bagi kedua pemain itu, namun terlalu dini untuk meratapinya sekarang.”

Hasil imbang pada Rabu membuat Swiss finis di peringkat kedua di Grup E, di bawah Brasil, namun terhindar untuk melawan Meksiko.

Namun agar dapat menang, Petkovic memperingatkan timnya untuk memperbaiki penampilan dari performa kurang maksimal yang dilakukan saat melawan Kosta Rika.

“Pertama-tama, kami harus tampil lebih baik, seperti yang kami lakukan pada dua pertandingan pertama. Kami cukup ambisius, kami menginginkan lebih dan lebih ketika kami bergerak ke depan, dan sangat penting untuk memperlihatkannya juga, dan saya tidak ragu bahwa kami dapat tampil lebih baik saat melawan Swedia,” tambahnya.

Sementara Swedia berhasil menjadi pemuncak klasemen Grup E, dengan mengalahkan Meksiko dengan skor telak 3-0 di partai krusial.

Memang mereka menelan satu kekalahan dari Jerman, akan tetapi, mereka berhasil tampil impresif saat menghadapi Korea Selatan dan Meksiko. Produktifitas gol Swedia juga yang tertinggi di Grup F, sementara jumlah kebobolan mereka juga yang paling sedikit.

Ini membuktikan bahwa Swedia memiliki keseimbangan yang hampir sempurna antara lini serang dan lini pertahanan. Konsistensi para pemain tetap dijaga agar bisa tampil maksimal di setiap pertandingan.(net/hmi)