Satpol PP Depok Ancam Bongkar Cinere Parkview

In Metropolis
RUBIAKTO/RADARDEPOK
MASIH MEMBANGUN : Perumahan Cinere Parkview di RW12 Kelurahan/Kecamatan Limo, measih melakukan pembangunan padahal sudah disegel, beberapa bulan lalu.

DEPOK – Perumahan Cinere Parkview di RW12 Kelurahan/Kecamatan Limo, benar-benar bandel. Masih berstatus disegel, tapi berani melanjutkan pembangunan. Tak ayal kemarin, Korps Penegak Perda telah mengajukan rekomendasi pembongkaran kepada Walikota Depok, Mohammad Idris.

Kasatpol PP Depok, Yayan Arianto menegaskan, sudah mengajukan rekomendasi ke pimpinan tertingginya yakni Walikota Depok, untuk membongkar perumahan elite Cinere Parkview di RW 12 Kelurahan Limo. Aksi ini menyusul menyegelan awal Mei 2018 lalu, karena dipastikan tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Menurutnya, setelah penyegelan dilakukan, pengembang perumahan Cinere Parkview diketahui beberapa kali melakukan pembangkangan atau pelanggaran aturan penyegelan.

Mulai dari menutup plang segel dengan spanduk dan bannner iklan komersil TV kabel, sampai memasukkan material bahan bangunan ke kawasan perumahan dan tetap melanjutkan pembangunan.

Padahal sesuai aturan, selama perumahan dalam penyegelan. Maka pengerjaan pembangunan wajib dihentikan. Selain itu tidak boleh pula menutup plang segel yang dipasang pihak berwenang.

“Karena hal itulah kami Satpol PP, sudah mengajukan rekomendasi ke pimpinan untuk langkah pemberian surat peringatan sampai pembongkaran Perumahan Cinere Parkview. Tapi sampai saat ini, belum turun ke Satpol PP,” kata Yayan kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Yayan mengaku, sudah menghentikan kegiatan pembangunan yang sempat dilakukan pengembang Perumahan elite Cinere Parkview, Jumat (27/7) lalu.

Sebab selama dalam penyegelan, kata Yayan pengembang dilarang melakukan pengerjaan apapun di sana.

Adanya pengerjaan pembangunan dan material barang yang masuk ke perumahan, sebelumnya ka Yayan diketahui warga sekitar yang langsung melaporkannya ke Satpol PP Kota Depok, Jumat.

“Dari laporan warga, kami langsung hentikan kegiatan pengerjaan pembangunan di sana,” kata Yayan.

Selain itu, warga di RW12, Kelurahan Limo, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tegas dalam menegakkan aturan.

“Semua warga di sini meminta Pemkot Depok tegas menegakkan regulasi. Ketegasan diantaranya, pemkot mendesak pengembang untuk menepati janjinya memperbaiki fasos fasum di Graha Cinere I. Selain itu, kami menduga lahan Cinere Parkview berdiri di lahan fasos fasum warga sesuai site plan tahun 1990,” terang Ketua RW 12, Kelurahan Limo, Yakob T.

Yakob mengungkapkan, salah satu alasan tidak dikeluarkannya IMB oleh Pemkot Depok bagi perumahan Cinere Parkview. Karena tidak adanya persetujuan warga sekitar atau warga di RW 12, Kelurahan Limo, atas pembangunan Perumahan Cinere Parkview tersebut.

“Jadi dokumen lingkungan atau izin lingkungan sebagai syarat IMB, tidak ada. Jadi IMB perumahan Cinere Parkview tidak akan pernah rampung tanpa ada izin warga di RW 12, Limo di Graha Cinere,” tegasnya.

Menurut Yakub, alasan warga sekitar tidak menyetujui adanya pembangunan perumahan elite Cinere Parkview tersebut, karena akibat pembangunan pemukiman warga menjadi selalu banjir sejak 5 tahun lalu walau hujan turun sesaat saja.

“Jadi warga menduga lahan dimana perumahan Cinere Parkview dibangun adalah daerah resapan air pemukiman warga atau lahan fasos fasum warga,” kata Yakob.

Karenanya ia mengapresiasi Pemkot Depok yang menyegel perumahan Cinere Parkview.

Sebelumnya, Head Of Business Cinere Parkview, Darmanto mengakui, belum memiliki IMB dan sedang dalam proses.

“Kita akan tuntaskan perizinannya. Karena IMB nya sedang dalam proses. Kami hormati keputusan Satpol PP Depok menyegel perumahan,” kata Darmanto.

Dia mengatakan, nantinya Perumahan Cinere Parkview akan memiliki sekitar 300 unit rumah. “Namun yang sudah dibangun dan sedang on progres ada 137 unit. Sedangkan lainnya belum,” kata Darmanto.(rub)

You may also read!

PSHT bantu tenaga medis

PSHT Depok Berbagi Jamu dengan Tenaga Medis

PEDULI : Keluarga Besar PSHT barikan bantuan kepada tim medis di RS Brimob, Sabtu (18/04).

Read More...
BLT di negeri jepang

Di Jepang, Tiap Warga Dapat Rp14,5 Juta Hadapi Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Pemerintah Jepang tengah serius untuk mengentaskan penyebaran virus Korona. negara dibawah kepemimpinan Perdana

Read More...
APD kreasi dari UI

UI Kembangkan APD Respirator

DIKEMBANGKAN : Tim ahli dan peneliti Universitas Indonesia mengembangkan prototype Alat Pelindung Diri (APD), dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu