Beranda Pendidikan SDN Sukatani 4 Depok Hanya Menerima 128 Siswa, Pendaftar 162 Orang

SDN Sukatani 4 Depok Hanya Menerima 128 Siswa, Pendaftar 162 Orang

0
SDN Sukatani 4 Depok Hanya Menerima 128 Siswa, Pendaftar 162 Orang
PEBRI/RADAR DEPOK BANYAK PENDAFTAR: PPDB tahun ajaran 2018 - 2019 di Kota Depok, SDN Sukatani 4 menjadi salah satu SDN favorit di kawasan Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos.
PEBRI/RADAR DEPOK
BANYAK PENDAFTAR: PPDB tahun ajaran 2018 – 2019 di Kota Depok, SDN Sukatani 4 menjadi salah satu SDN favorit di kawasan Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos.

DEPOK – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2018 – 2019 di Kota Depok, SDN Sukatani 4 menjadi salah satu SDN favorit di kawasan Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos. Dari dua hari digelarnya pendaftaran PPDB, total sudah keluar 162 formulir pendaftaran.

Ketua Panitia PPDB 2018 SDN Sukatani 4, Sri Hidayati mengatakan, pihaknya menyiapkan 200 lembar formulis PPDB untuk tahun ajaran 2018 – 2019, dan di hari kedua sudah mencapai 162 formulir. Dan sisa formulirnya akan disiapkan lagi di hari ketiga PPDB atau tepatnya di hari ini.

“Kami membatasi formulir pendaftaran, karena di tahun ini kami membuka pendaftaran untuk empat rombel saja, dan ditiap rombelnya ada 32 siswa. Jadi, total siswa yang diterima di SDN Sukatani 4, yakni 128 siswa saja,” ucapnya kepada Radar Depok, Selasa (3/7).

Sri menjelaskan, ada seleksi untuk siswa yang diterima, yakni seleksi berdasarkan usia dan juga domisili anak tersebut yang tercantum di Kartu Keluarga. Tentu saja untuk usia berdasarkan petunjuk teknis (juknis) yang ada di PPDB tahun ajaran 2018 – 2019, yakni usia 7 tahun yang menjadi prioritas untuk penerimaan.

“Sedangkan untuk domisili, ada warga yang jarak rumah tempat tinggalnya, tidak jauh dari sekolah yang berada di Jalan Jeruk Raya RT5/15, Pondok Sukatani Permai, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos,” jelasnya.

Oleh karena itu, semua pendaftar untuk sementara ini diterima dahulu, tetapi nanti setelah itu akan dilakukan penyaringan berdasarkan jarak dan usia, dan pada Hari Kamis (5/7) diumumkan hasil siswa yang diterima. Siswa yang mendaftar pun diajak berbincang dahulu dengan guru di waktu proses pendaftaran. Hal itu bukan bagian dari seleksi, tetapi untuk mengetahui tentang kesiapan siswa untuk bersekolah.

“Dengan mengetahui kondisi siswa yang akan bersekolah, maka nanti gurunya bisa menemukan metode pengajaran seperti apa yang tepat untuk anak tersebut, agar bisa menerima ilmu pengetahuan dengan baik,” katanya. (peb)