Beranda Utama Tik Tok DIBLOKIR

Tik Tok DIBLOKIR

0
Tik Tok DIBLOKIR

JAKARTA – Aplikasi sosial media berbagi video pendek Tik Tok kena blokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Tik Tok dianggap mengandung banyak konten negatif di dalamnya. Karena itu Kemenkominfo melakukan pemblokiran.

Menkominfo Rudiantara dalam pernyataannya mengatakan, Tik Tok kena blokir gara-gara membawa dampak buruk bagi anak-anak lantaran konten negatif di dalamnya.

“Benar, Tik Tok kami blokir. Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait pemblokiran Tik Tok. Kita juga sudah minta Tik Tok untuk membersihkan kontennya,” ujar pria yang akrab disapa Chief RA itu.

Rudiantara menuturkan, pemblokiran Tik Tok pendekatannya sama dengan ketika dirinya memblokir Bigo. Kemenkominfo meminta Tik Tok untuk berbenah diri agar bisa dimanfaatkan kembali nantinya. Seperti Bigo yang sempat di blokir dan akhirnya beroperasi kembali.

“Sebenarnya platform live streaming seperti Tik Tok bagus untuk ekspresi kreativitas. Namun jangan disalahgunakan untuk hal yang negatif. Dia (Tik Tok) harus memberikan jaminan dulu, kalau kontennya sudah bersih baru bisa kami buka kembali,” ungkap RA.

Seperti diketahui, Tik Tok belakangan memang tengah populer. Aplikasi tersebut memungkinkan penggunanya membuat video dengan latar musik singkat dan membagikannya ke sosial media lain seperti Instagram.

Tik Tok menjadi populer di kalangan anak muda lantaran penggunaannya yang mudah. Pengguna biasanya mengekspresikan kreatifitasnya dengan goyangan alias joget dengan latar musik yang ada pada aplikasi tersebut.

“Setidaknya ada 8 DNS (sistem penamaan domain) yang terkait Tik Tok sudah kita blokir. Langkah ini diambil karena Tik Tok telah memuat konten negatif terutama bagi anak-anak,” tegasnya.

Apalagi, lanjut Rudiantara, pihaknya telah banyak mendapat laporan aduan yang masuk terkait dampak negatif dari aplikasi Tik Tok. Pihak Kemkominfo sendiri sudah menghubungi pihak Tik Tok untuk segera melakukan pembersihan konten di dalam layanannya.

“Jika layanannya sudah bersih dari konten negataif, Kemkominfo tidak menutup kemungkinan untuk membuka lagi blokir terhadap Tik Tok,” tandasnya.

Sementara itu, Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Pangerapan mengatakan pemblokiran sudah dilakukan sejak siang hari ini (3/7).      “Kominfo melakukan pemblokiran aplikasi Tik Tok dengan 8 DNS-nya,” kata dia singkat.

Menurut dia, pemblokiran didasari hasil pemantau tim AIS Kominfo, pelaporan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kemen PPA), Komisi Perlindungan Andak Indonesia (KPAI), serta masyarakat luas.

“Pelanggaran konten yang ditemukan antara lain pornografi, asusila, pelecehan agama, dan lain-lain,” ujarnya.

Semuel mengatakan pemblokiran bersifat sementara sampai ada perbaikan dan pembersihan konten-konten ilegal dari pihak TikTok. (mg8/ryn/JPC)