Beranda Pendidikan Tujuh Kepala-Wakil MI dan SMK Al Muhajirin Depok Dilantik, Siap Tingkatkan Kompetensi

Tujuh Kepala-Wakil MI dan SMK Al Muhajirin Depok Dilantik, Siap Tingkatkan Kompetensi

0
Tujuh Kepala-Wakil MI dan SMK Al Muhajirin Depok Dilantik, Siap Tingkatkan Kompetensi
SANI/RADAR DEPOK EMBAN AMANAH: Ketua Lembaga Pendidikan Islam Al Muhajirin (LPIA), H.E. Gunawan melantik ketujuh Kepala dan Wakil Kepala MI-SMK Al Muhajirin, kemarin (6/7).
SANI/RADAR DEPOK
EMBAN AMANAH: Ketua Lembaga Pendidikan Islam Al Muhajirin (LPIA), H.E. Gunawan melantik ketujuh Kepala dan Wakil Kepala MI-SMK Al Muhajirin, kemarin (6/7).

DEPOK – Lembaga Pendidikan Islam Al Muhajirin (LPIA) Depok melantik tujuh staf kepengurusan pengelolaan tiga sekolah yang tergabung di dalamnya, diantaranya dua Kepala MI-SMP, dan lima Wakil Kepala MI-SMK, di sekolah yang berlokasi di Jalan Nusantara Raya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, kemarin (6/7).

Ketujuh pengurus baru tersebut sepakat akan meningkatkan kualitas, kompetensi dari anak didik yang berada di lingkungan LPIA, baik dari siswa MI, SDIT, SMP, dan SMK Al Muhajirin Depok. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala SMP Al Muhajirin terpilih, Irmiwati.

“Kualitas dan kompetensi siswa harus terus kami gerakkan demi melahirkan output yang terbaik dan berkualitas. Serta rencananya jenjang SMP akan berubah menjadi SMP Islam Terpadu (SMPIT),” kata Irmiwati kepada Radar Depok.

Irmiwati menjelaskan, pihaknya sedang mempersiapkan dokumen-dokumen penunjang untuk menjadi SMPIT. Selain itu juga akan menambah jam baca Al Quran, dan guru pengajar untuk tahfiz.

“Di sini sudah ada program tahfiznya, tapi untuk menjadi SMPIT harus ditambah lagi waktu dan gurunya. Pihak yayasan mau seminggu enam jam belajar Al Quran. Untuk itu kita terus mengupayakannya agar tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPIA, H.E. Gunawan mengucapkan selamat kepada Kepala dan Wakil Kepala Sekolah terpilih, Ia berpesan agar terus meningkatkan kinerja, nilai akreditasi, memperbaiki sarana prasaarana, dan mewujudkan mimpi yayasan untuk menjadi SMPIT.

“Mereka yang terpilih adalah hasil dari rekomendasi dan penilaian dari yayasan dan guru-guru lainnya. Adapun larangan yang harus dijauhi ialah mengadakan pungli diluar persetujuan yayasan, dan yang harus ditaati adalah kepala sekolah harus kerjasama dengan guru dalam hal apapun,” ungkap Gunawan. (san)