INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK SUPAYA TAAT PAJAK: Bapenda Jawa Barat menggelar operasi gabungan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok dan kepolisian.
INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
SUPAYA TAAT PAJAK: Bapenda Jawa Barat menggelar operasi gabungan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok dan kepolisian.

DEPOK – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat kembali menggelar operasi gabungan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok dan Kepolisian.

Operasi dilakukan sebagai upaya peningkatan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor.

Kepala Pusat Pelayanan Pendapatan Daerah (KPPD) Wilayah I Kota Depok, Hendra Gunawan mengatakan, operasi gabungan ini sejalan dengan adanya program bebas pokok Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Program tersebut dilakukan per tiga bulan guna mempermudah masyarakat dalam membayar pajak.

“Selain memberi kemudahan, kami juga ingin meningkatkan kesadaran warga untuk membayar pajak kendaraan bermotor,” tutur Hendra, saat operasi gabungan di Grand Depok City (GDC), Selasa (7/8).

Program bebas pokok BBNKB dan Denda PKB dilakukan sejak tanggal 1 Juli hingga 31 Agustus 2018. Dalam pelaksanaannya, Bapenda melakukan jemput bola dengan menggelar operasi gabungan bersama Kepolisian dan Dishub pada tanggal 7 hingga 9 Agustus mendatang.

“Saat operasi gabungan, masyarakat dapat langsung melakukan balik nama kendaraan maupun membayar pajak kendaraan bermotor di lokasi ini,” katanya.

Hendra berharap melalui operasi tersebut, masyarakat di Kota Depok bisa semakin taat pajak. Sebab, tambahnya, pajak tersebut tidak lain untuk peningkatan pembangunan di daerah Jawa barat, khususnya di Kota Depok. “Semoga kesadaran masyarakat akan pajak semakin meningkat,” pungkasnya. (dra)