DEPOK – Kota Depok tidak terlepas dari sejarah kemerdekaan Republik Indonesia. Tak sedikit, bangunan bersejarah yang menjadi cikal bakal Kota Depok berjuang saat kemerdekaan, dianggap perlu dilakukan inventarisir maupun dibuatkan museum kemerdekaan.

Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Sahat Farida Berlian mengatakan, Depok merupakan bagian dari sejarah kemerdekaan Indonesia. Tidak mengabaikan Cornelis Chastelein yang saat itu menjadi tuan tanah dan mendatangkan sejumlah pekerja dari berbagai suku. Seiring berjalannya waktu, berbagai peristiwa sejarah hingga muncul Gedoran Depok.

“Mengingat hal tersebut memang diperlukan museum sejarah Depok,” ujar Sahat kepada Radar Depok.

Sahat mengungkapkan, masyarakat Kota Depok harus mengetahui sejarah Kota Depok dan perjuangan masyarakat Depok pada saat kemerdekaan. Mengingat, layaknya sebuah ucapan presiden pertama Indonesia, yakni Soekarno Jas Merah. Dalam artian, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah.

Dorongan tersebut, lanjut Farida disampaikan pada setiap sidang Paripurna. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok, tengah melakukan inventaris terkait perjuangan kemerdekaan Indonesia yang ada di Kota Depok, salah satunya pejuang veteran. “Kami terus mendorong Diskarpus Kota Depok melakukan inventarisir,” terang Sahat.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Kota Depok, Mad Arif menuturkan, Kota Depok dianggap sangat perlu membangun museum yang berkaitan dengan sejarah perjuangan Kota Depok. Apalagi, Kota Depok banyak memiliki bangunan maupun monumen sebagai bukti sejarah perjuangan masyarakat Kota Depok melawan penjajah.

“Salah satunya batu Tugu Sawangan merupakan bukti perlawanan rakyat terhadap pejajah,” ucap Mad Arif kepada Radar Depok.

Pria yang berasal dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut menjelaskan, pembangunan museum sejarah kemerdekaan di Kota Depok tidak hanya sekedar bangunan. Nantinya, di museum tersebut dapat dijadikan tempat penyimpanan peninggalan perjuangan masyarakat Kota Depok melawan penjajan Belanda maupun Jepang.

Bangunan tersebut, lanjut Mad Arif dapat mengingatkan kepada generasi penerus bahwa Kota Depok memliki sejumlah peristiwa dan bukti pada saat perjuangan kemerdekaan. Bahkan, beberapa tokoh perjuangan di Kota Depok tidak hanya berjuang untuk Kota Depok, namun ikut membantu perjuangan dibeberapa kota lainnya, salah satunya pejuang asal Sawangan, yakni Nipan Sachrul yang ikut dalam peristiwa heroik Bandung Lautan Api.

“Jangan sampai sejarah perjuangan pahwalan Kota Depok tergerus dengan pesatnya perubahan zaman,” tutup Mad Arif. (dic)