AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK AKAN DIUJI COBA : Sejumlah kendaraan saat terjebak kemacetan di kawasan Jalan Margonda Raya. Pemerintah Kota Depok akan segera melakukan uji coba penerapan ganjil genap di jalan tersebut.
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
AKAN DIUJI COBA : Sejumlah kendaraan saat terjebak kemacetan di kawasan Jalan Margonda Raya. Pemerintah Kota Depok akan segera melakukan uji coba penerapan ganjil genap di jalan tersebut.

DEPOK – Pemkot Depok serius mengentaskan kemacetan di Jalan Margonda Raya dengan sistem Ganjil-Genap, di akhir pekan. Kemarin, Walikota Depok Mohammad Idris pastikan sistem tersebut akan diuji coba setelah kajiaan dari beberapa pihak selesai.

“Saya minta agar kebijakan ini dikaji lebih dalam dengan cermat. Dikaji bersama Dinas Perhubungan yang memang sudah punya pembicaraan sebelumnya secara informal dengan pihak-pihak yang terkait misalnya Polres,” terang walikota kepada Harian Radar Depok di Balaikota, Selasa (7/8).

Menurut Idris, tidak semua daerah yang punya program bagus bisa diterapkan di Depok. Semua tergantung potensi dan kemampuan personel serta fasilitas di Depok.

“Tidak semua program daerah lain dapat kita jiplak di daerah Depok. Karena harus melihat potensi dan kemampuan disini, kemampuan personel, kemampuan fasilitas jalan utara, selatan, barat, timur, dan sebagainya,” ucapnya.

Idris mengatakan, ganjil genap ini nantinya harus diuji coba secara bertahap, berulang kali dan lakukan evaluasi ditiap uji cobanya. “Setelah dikaji lebih dalam ganjil genap ini harus diuji coba paling lama seminggu atau seminggu beberapa kali maksudnya dua atau tiga kali sabtu minggu. Lalu kita lihat evaluasinya, kita minta pendapat masyarakat,” terangnya.

Sementara, Kasi Lalin Dishub Depok, Ari Manggala menuturkan, volume kendaraan sabtu-minggu cukup padat. Terutama pada jam tertentu yakni pukul 16:00 WIB hingga 20:00 WIB. “Karena banyak pusat belanja dan rumah makan,” kata Ari.

Ganjil-genap yang akan diterapkan di Jalan Margonda, akan dikaji terlebih dahulu untuk mengurai kemacetan. Pernah ada wacana Jalan Margonda berbayar tapi itu tidak efektif. Namun, kata dia, ganjil-genap ini efektif mengurai kemacetan di Jalan Margonda pada Sabtu-Minggu.

Berdasarkan data volume kendaraan Jalan Margonda Raya mencapai 3.662,6 smp/jam. Dengan indikator v/c rasio 0,95 dan kecepatan kendaraan 21,4 km perjam. “Puncak kemacetan Jalan Margonda Raya pukul 17:00-20:00 WIB. Di Weekend,” kata dia.

Sebenarnya, kata dia, ganjil-genap ini masih dalam kajian pihak Dishub Depok belum dapat memberikan komentar banyak.

“Tapi pembatasan Traffic Demand Management (TDM) ada beberapa alternatif, diantaranya dengan yangg sudah kami terapkan Sistem Satu Arah dan lain-lain,” kata dia.(irw)