AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK PEMBANGUNAN AKAN DIMULAI : Suasana kawasan yang akan dibangun Terminal Terpadu Kota Depok, kemarin. Adanya alat berat di tempat itu, menandakan pembangunan proyek tersebut akan segera dimulai.
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
PEMBANGUNAN AKAN DIMULAI : Suasana kawasan yang akan dibangun Terminal Terpadu Kota Depok, kemarin. Adanya alat berat di tempat itu, menandakan pembangunan proyek tersebut akan segera dimulai.

DEPOK – Pembangunan Terminal Depok Terpadu harus segera dirampungkan. Keladinya, lahan pinjam pakai yang digunakan untuk terminal Depok sementara hanya dipinjamkan dua tahun dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub), terhitung sejak 2017.

“Pinjam pakai dari Kemenhub selama 2 tahun. 2019 sudah habis masa pinjam pakai lahan tersebut,” kata Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Depok, Nina Suzana kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Pemerintah Kota Depok berharap dalam pembangunan Terminal Depok  Terpadu bisa selesai sesuai jadwal, atau sebelum masa pinjam pakai lahan yang dijadikan terminal sementara. “Insya Allah jadi sebelum masa waktu pinjam pakai lahan habis. Kalau belum jadi ya diperpanjang,” ucap Nina.

Menanggapi hal ini, PT Andyka Investa akan mempercepat proyek Terminal Depok Terpadu. Pembangunan terminal terpadu Depok ditargetkan selesai pada Maret 2019. “Terminal ini rencana selesai tahun depan Maret sudah selesai,” kata Humas PT Andyka Investama Muttaqin, kepada Radar Depok di terminal, kemarin.

Terminal Depok sendiri telah dikosongkan. Sudah tidak ada lagi aktivitas armada di Terminal Depok, termasuk pedagang kaki lima (PKL). Lapak PKL sudah rata dengan tanah. Hanya kantor Dishub yang masih berdiri tegak di lokasi.

“Pembongkaran bangunan tempat petugas Dishub masih ada yang ditunda karena ada yang minta materialnya itu diambil. Akan dibongkar manual, ada yang mau ambil material genteng gentengnya kan kalau pakai bulldozer rusak semua nanti,” jelasnya.

Pihaknya memberi waktu ke Dishub untuk membongkar bangunan itu sebelum semuanya diratakan. “Satu dua hari nanti dikasih waktu. Hari Rabu nanti akan bersih semua dari bangunan,” imbuhnya.

Saat ini pengembang tengah membersihkan areal tersebut. Setelah semuanya bersih, dilanjutkan untuk proses ground breaking.

“Iya lagi pembersihan lahan, backhoe-nya lagi bersihkan lahan. Terus ada 4 petugas pakai alat theodolite untuk ukur elevasi bangunan, ketinggian bangunan dan luas lahan. Persiapan proyek lah,” tandasnya.

Terminal Depok ini akan dibangun Metro Stater Depok. Terminal akan dibuat lebih modern, di mana nantinya akan terintegrasi dengan stasiun KRL, LRT, hingga mal dan apartemen.(irw)