SANI/RADAR DEPOK Salah satu siswa SD Islam Terpadu (SDIT) Miftahul Ulum (MU), Kaylie Fara Nafisa (dua dari kiri) menjadi 10 penulis terbaik versi SinarDunia (SIDU).
SANI/RADAR DEPOK
Salah satu siswa SD Islam Terpadu (SDIT) Miftahul Ulum (MU), Kaylie Fara Nafisa (dua dari kiri) menjadi 10 penulis terbaik versi SinarDunia (SIDU).

DEPOK – SD Islam Terpadu (SDIT) Miftahul Ulum (MU) terpilih sebagai salah satu dari 100 sekolah di Jabodetabek yang dapat mengikuti program “Ayo Menulis Bersama Sidu”. Salah satu siswa yang bernama Kaylie Fara Nafisa masuk ke dalam 10 penulis terbaik versi SinarDunia (SIDU).

Wakil Kepala SDIT MU Bidang Kurikulum, Muzakkir Harun Al Rasyid meengatakan, lebih dari 20.000 siswa se-Indonesia mengikuti program yang ditenggarai oleh produk buku tersebut. Selama 21 hari, Kaylie dan siswa lain diajarkan menulis aktivitas yang dikerjakan di kehidupan sehari-hari.

“Sebagai bentuk pembiasaan siswa dalam menulis,  mengungkapkan pendapat, melatih keberanian mengungkapkan perasaan, dan ide-idenya,” kata Muzakkir kepada Radar Depok ditemui di sekolah, Jalan Musholla At-Taqwa, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere.

Muzakkir menjelaskan, setiap pekannya tulisan Kaylie di cek dan di koreksi oleh tim SIDU dan guru sekolah setempat. Karena bersifat tulisan tentang kegiatan sehari-hari, siswanya menulis seputar ide, cita-cita, cara menjaga lingkungan, hingga persahabatan dengan sesama teman.

“Tidak hanya  siswa,  orangtua pun diberikan kesempatan menulis dalam program tersebut  dengan memberikan masukan serta motivasi terhadap tulisan anaknya. Sehingga semangat dan hasil tulisan semakin baik dan berkualitas,” jelasnya.

Muzakkir melanjutkan, Kaylie mendapatkan hadiah baik dari sekolah maupun pihak SiDU. Prestasi anak didiknya tersebut membawa kebanggaan bagi dirinya dan pihak sekolah.

“Mereka siswa-siswa yang masih muda sekali tapi bakat dan kemampuan menulis serta membacanya patut diacungi jempol,” tutup Muzakkir. (san)