Regi/Radar Depok OPTIMIS: Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menyambut rombongan tim penilai Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan tingkat Provinsi Jawa Barat, di Kecamatan Cipayung, kemarin.
Regi/Radar Depok
OPTIMIS: Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menyambut rombongan tim penilai Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan tingkat Provinsi Jawa Barat, di Kecamatan Cipayung, kemarin.

DEPOK – Kecamatan Cipayung menyambut tim penilai Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan dari Provinsi Jawa Barat yang diketuai Teguh Kabudi, Rabu (8/8).

Tim penilai tiba di kecamatan bersamaan dengan datangnya Walikota Depok, Mohammad Idris. Tim penilai disambut Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna yang telah tiba terlebih dulu bersama Camat Cipayung, Asep Rahmat, beserta seluruh jajaran kecamatan dan lembaga masyarakat wilayah Cipayung.

Teguh Kabudi merasa bangga dan menilai Kecamatan Cipayung patut diperhitungkan. “Sebelumnya menurut saya (Kecamatan Cipayung) wilayah yang belum diperhitungkan. Namun karena kerja keras seluruh pengurus wilayah termasuk kerja sama warga sekitar, Cipayung kini dapat diperhitungkan peningkatannya,” kata Teguh.

Dia berterima kasih kepada seluruh kecamatan yang turut serta dalam penilaian Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan.

Menurutnya, seluruh kecamatan yang ada, adalah kecamatan yang terbaik bagi masing–masing kabupaten atau kota.

“Penilaian lomba ini memiliki maksud untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja perangkat kecamatan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di wilayah,” kata Teguh.

Dengan tujuan menilai kondisi empiri pelaksanaan putusan pemerintahan di kecamatan, mengukur tingkat pencapaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan di kecamatan, juga mendorong kesinambungan kordinasi dan keterpaduan kinerja antar penyelenggaraan pemerintah di wilayah kecamatan.

“Guna mempercepat pelaksanaan pembangunan, mengembangkan kemampuan motivasi kreatifitas dan inovasi dalam mengakselerasi penyelenggaraan program pembangunan terkait dengan peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan fasilitas aparatur kecamatan dalam menyelenggarakan pelayanan dasar dan pemberdayaan potensi perekonomian masyarakat di wilayahnya,” sambungnya.

Dalam lomba ini ada beberapa fokus yang menjadi penilaian. Pertama, pelayanan publik tingkat kecamatan, kedua kordinasi penyelenggaraan pemerintahan.

Kemudian inovasi kecamatan dan upaya yang dilakukan kecamatan. Keempat kompetensi sumber daya manusia ditingkat kecamatan, pengelolaan anggaran kecamatan.

Teguh berharap, dengan diadakannya Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan ini, pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memperoleh gambaran secara terintegritas atas upaya yang telah dan sedang atau  akan dikembangkan sesuai fungsi dan perannya dengan dukungan SDM dan anggaran dalam penyelenggaraan pemerintahan, termasuk tugas pemerintah umum pelayanan publik dan bagaimana kecamatan berinovasi, berkreasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan tersebut.

“Penilaian ini diharapkan berjalan lancar dan objektif. Kami berkeyakinan lebih dapat mendorong setiap kecamatan yang turut berpartisipasi dalam lomba sinergitas ini,” ujar Teguh. (cr1)