IST/PGRI FOR RADAR DEPOK BERPRESTASI: Dua guru berprestasi sebagai pemenang dalam lomba menyanyi Anggota PGRI Kota Depok, berfoto bersama. Insert: salah satu penampilan guru ketika lomba menyanyi.
IST/PGRI FOR RADAR DEPOK
BERPRESTASI: Dua guru berprestasi sebagai pemenang dalam lomba menyanyi Anggota PGRI Kota Depok, berfoto bersama. Insert: salah satu penampilan guru ketika lomba menyanyi.

Sejumlah guru yang berada di bawah naungan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Depok, begitu antusias mengikuti Lomba Menyanyi ‘Solo’ yang akan diseleksi hingga tingkat Provinsi Jawa Barat. Pada lomba tersebut, beberapa lagu sudah disiapkan secara khusus sebagai bahan seleksi. Seperti apa penampilan mereka?

 Laporan: Muhammad Agung HR – Depok 

Siang itu di sebuah gedung baru milik PGRI Kota Depok di Jalan Boulevard Grand Depok City, tampak ramai dengan kehadiran ratusan anggota PGRI yang berasal dari sebelas kecamatan di Kota Depok.

Deretan kursi yang berada di ruang gedung sudah terisi penuh. Mereka begitu serius mendengarkan alunan lagu dari para peserta lomba menyanyi guru. Meski baru di tingkat Kota Depok, nantinya pemenang lomba bakal diikutsertakan pada seleksi Lomba Menyanyi Solo di tingkat Provinsi Jawa Barat, di Kota Bandung, pada akhir Agustus mendatang.

Ditemui di lokasi, Ketua Panitia Lomba Menyanyi Heti Agustiawati menuturkan, total peserta berjumlah 22 orang, satu putra satu putri berasal dari sebelas kecamatan. Semua peserta merupakan guru anggota PGRI Kota Depok. Kegiatan ini juga guna menyongsong HUT PGRI pada 25 November. Paling unik di kegiatan ini, saat menyanyi peserta tidak ada satu pun yang menggunakan Mic, maupun alat pengeras suara lain.

“Pemenang akan diikutkan dalam seleksi lomba tingkat Provinsi Jawa Barat di Bandung,” kata Heti kepada Radar Depok, kemarin (7/8).

Selain itu lanjut Heti, dalam lomba peserta diwajibkan memilih salah satu lagu ciptaan Nana Palansa. Terdapat enam buah lagu khusus guru, salah satunya berjudul Surga untuk Dia. Agar hasilnya maksimal, panitia melibatkan juri secara independen. Yakni, Praktisi Pendidikan asal Pancoranmas, Zulpen Gultom, dan Adelina Situmeang dari Jakarta sebagai Koordinator Sekolah PSKD.

“Lomba ini juga sekaligus membangun silaturahmi antara para guru khususnya anggota PGRI Kota Depok. Sekaligus mengembangkan bakat dan potensi di bidang seni yang dimiliki guru Depok,” ungkap Heti.

Keunikan lain pada lomba menyanyi Solo ini, Juara 1 kategori Putra-Putri diraih oleh guru yang berasal dari Kecamatan Sukmajaya. Para juara tersebut di antaranya, Lomba Solo Putri Juara 1 diraih Mira Kelia dari SDN RRI Cisalak Sukmajaya, Juara 2 Enung asal SMA Sejahtera Pancoranmas, dan Juara 3 Aan Karnamah dari SDN Sukamaju 5 Cilodong.

Sedangkan kategori Lomba Solo Putra, Juara 1 diraih Junaedi dari SDN Cisalak 1 Sukmajaya, Juara 2 Gangsar dari Beji, dan Juara 3 Fuad Ubaidilah asal SDN Kalimulya 3 Cilodong.

“Ternyata para guru di Depok mempunyai potensi dan bakat yang luar biasa. Dan ini kalau dikembangkan sangat berprestasi di tingkat Jawa Barat maupun nasional,” terang Heti.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Depok Syamsuddin Azhari mengatakan, lomba yang diikuti guru ini juga sebagai tolak ukur kemampuan guru di bidang seni, salah satunya menyanyi. Pihaknya akan terus mendukung setiap kegiatan guru di Kota Depok, terutama terkait dengan prestasi demi kemajuan pendidikan di Depok.

“Kami tentu saja akan mendorong dan mendukung langkah setiap guru, untuk terwujudnya prestasi di segala bidang. Dan adanya lomba ini sebagai pembuktian bahwa guru Depok pun bisa berprestasi di tingkat Jawa Barat dan nasional,” kata Syamsuddin kepada Radar Depok.

Belum lama ini lanjut Syamsuddin, PGRI Kota Depok juga intens mengadakan pelatihan dan pembinaan kepada para guru terkait penanaman pendidikan karekter. Bagaimana pun siswa di Depok harus ditopang oleh kemampuan kompetensi guru guna memaksimalkan hasil pembelajaran pendidikan karakter, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga pendidikan menengah atas.

“Para guru tetap optimis penanaman pendidikan karakter di Kota Depok akan terus berjalan maksimal seiring pembinaan pendidikan yang sudah disampaikan. Kami juga akan terus berjuang memaksimalkan pendidikan yang kompeten bagi para guru dan siswa,” pungkasnya. (gun)