AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK ENDUS PELAKU: Tim anjing pelacak dari Polresta Depok sedang mengendus keberadaan para pelaku, yang sudah membobol delapan rumah di kawasan perumahan Villa Casablanca Sawangan, kemarin (7/8).
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
ENDUS PELAKU: Tim anjing pelacak dari Polresta Depok sedang mengendus keberadaan para pelaku, yang sudah membobol delapan rumah di kawasan perumahan Villa Casablanca Sawangan, kemarin (7/8).

DEPOK – Warga Kota Depok yang tinggal di perumahan tampaknya harus lebih ekstra waspada dan hati-hati. Selasa (7/8) dini hari, ada delapan rumah di kawasan Villa Casablanca Kelurahan Sawangan yang dibobol maling. Anehnya, pencurian dan pembobolan terjadi pada waktu yang bersamaan.

Diketahui, terdapat tiga rumah warga yang dibobol, empat rumah hanya dicongkel, dan satu rumah di luar perumahan dibobol. Para pelaku ketika beraksi diduga membawa senjata tajam dengan bergerombol.

“Jendela rumah saya dan tetangga dirusak dengan cara dicongkel. Barang-barang di ruang tamu di ambil,” kata warga Blok B Villa Casablanca Agtya Kristiani, kepada Radar Depok, Selasa (7/8).

Barang berharga milik Agtya yang dibawa maling di antaranya, laptop, televisi, dan tas berisi dompet serta uang. Di Blok tersebut selain rumah Agtya, ada tiga rumah lain yang turut dibobol. Bahkan, salah satu tetangganya mengaku sempat melihat pelaku. Tetapi, saat hendak dikejar ternyata pelaku membawa senjata tajam. Hingga niat membekuk pelaku urung dilakukan.

“Tetangga depan ada yang papasan dan teriak maling. Pas mau dikejar ternyata bawa golok, jadi masuk lagi,” beber Agtya.

Sementara itu hasil penelusuran, warga menemukan dokumen serta kartu ATM milik Tommy di bantaran Kali Pesanggrahan belakang perumahan dalam kondisi tercecer.

“Warga menemukan dokumen yang dicuri ditemukan di pinggir Kali Pesanggrahan. Saat kejadian isi dokumen itu berada di dalam tas selempang. Tasnya kini tidak ada,” ucap Tommy salah satu korban dengan kerugian materil hingga Rp15 juta.

Sedangkan security perumahan Diki (26) menyebutkan kasus pencurian ini baru terjadi pertama kali di Perumahan Vila Casablanca.

“Kejadian ini baru pertama di perumahan ini, kita juga kaget pada saat kejadian temen-temen sedang jaga juga,” kata Diki kepada wartawan.

Sementara itu, Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto mengatakan, hasil olah Tempat Kejadian Perkara hanya tiga rumah di Blok B9 dan B8 yang berhasil digondol harta bendanya. Sedangkan keempat rumah lainnya hanya dicongkel para pelaku, di blok B7, B3, dan B4 semuanya masuk RT06/08, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan.

“Rumah yang harta bendanya dicuri milik Tommy Heryanto (29) TV 32 inc merek Sony, Laptop, dua HP, tas berisi surat-surat penting. Korban lainnya tukang bangunan Muhamad Sidiq, dan Yudi,” ujarnya.

Peristiwa terjadi kebobolan baru diketahui para penghuni sekitar pukul 05.30 WIB. Salah satu penghuni sempat melihat seorang pelaku membawa senjata tajam. Rumah yang memergoki pelaku sedang mencuri Hand Phone milik Rori di Blok B4/14.

“Korban melihat pelaku seorang diri menggunakan celana pendek, sudah berumur, tinggi sedang, dan membawa golok di pinggangnya,” katanya.

Dalam oleh TKP pihaknya menurunkan anjing pelacak K9 untuk mengendus pelaku.

“Anjing pelacak didampingi pawangnya yaitu Brigadir Nahwani mencoba menghendus keberadaan pelaku masuk ke dalam komplek melalui perkampungan dibatasi Kali Pesanggrahan,” tambahnya.

Didik menerangkan, pelaku sempat berjalan sekitar 50 meter ke perkampungan lalu transit di sebuah gubuk setelah itu anjing pelacak Gerdi tidak mengendus lagi.
“Ada kemungkinan para pelaku berkumpul di sebuah gubuk untuk membuat perencanaan dan pembagian hasil pencurian di gubuk setelah itu langsung pergi menggunakan sepeda motor,” tambahnya.

Didik menambahkan melihat dari jejak tangan yang berada di salah satu tembok rumah warga yang dicongkel pelaku berjumlah dua orang.

“Masih kita dalami, kini tim terus melakukan penyelidikan. Doakan supaya pelaku dapat cepat tertangkap dan warga tidak usah resah terhadap kejadian ini anggota telah kita sebar,” tutupnya. (irw)