PERISTIWA DICKY/RADAR DEPOK AKIBAT: Kepala SDN Bojongsari 1, Euis Nurhayati (kanan) bersama dengan K3SD Kecamatan Bojongsari, Rahwana saat melihat kondisi perpustakaannya yang terbakar.
DICKY/RADAR DEPOK
AKIBAT: Kepala SDN Bojongsari 1, Euis Nurhayati (kanan) bersama dengan K3SD Kecamatan Bojongsari, Rahwana saat melihat kondisi perpustakaannya yang terbakar.

DEPOK – Pasca kebakaran yang menghanguskan ruang perpustakaan, SDN Bojongsari 1 tetap menjalankan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) seperti biasanya. Tidak ada satu tingkatan kelas pun yang diliburkan pasca dari kebakaran yang terjadi pada Sabtu, (11/8) pukul 21:10 WIB.

Kepala SDN Bojongsari 1, Euis Nurhayati mengatakan, sekarang ini pihaknya sedang menunggu adanya instruksi dari Pemkot Depok untuk memberesi sisa-sisa dari peristiwa kebakaran tersebut. Pasalnya, dirinya khawatir kalau sudah dibersihkan, tetapi ada yang masih ingin ada pemeriksaan atau hal-hal lainnya berkaitan dengan kebakaran tersebut.

“Sejauh ini, kami sudah mendokumentasikan lewat foto setiap sisi dari ruang perpustakaan yang terbakar.” ucapnya kepada Radar Depok.

Euis menjelaskan, sejauh ini pendataan yang dilakukan pihaknya terhadap perpustakaan tersebut, yakni judul-judul buku yang terkena api. Tetapi, pihaknya belum menghitung jumlah buku tersebut ada berapa. Oleh karena itu, pihaknya ingin membersihkan ruang perpustakaan tersebut, dan mulai mendatanya.

“Ini benar-benar diluar dugaan saya, terjadi kebakaran. Untungnya terjadi pada malam hari, dimana tidak ada siswa di sekolah,” jelasnya.

Sebelumnya, masyarakat Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, dikejutkan dengan ruang perpustakaan SDN Bojongsari 2 yang terbakar karena konsleting listrik pada hari Sabtu (11/8).

Kasubag Tata Usaha UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari, Joko Setiono mengatakan, usai mendapatkan laporan masyarakat terjadinya kebakaran SDN Bojongsari 2, pada Sabtu (11/8) sekitar pukul 21.10. UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari, segera bergegas untuk memadamkan api.

Joko menjelaskan, untuk memadamkan api pihaknya mengerahkan satu unit mobil pompa air 3.500 liter, satu unit pompa air 1.000 liter, serta tujuh anggota Damkar. Anggota pemadam bergegas untuk melakukan pemadaman api yang terletak di perpustakaan yang memiliki luas 3×4 meter tersebut. (dic)