REGI/RADAR DEPOK LEBIH BAIK MENCEGAH: Warga RT02/26, Kelurahan Sukamaju, melakukan fogging ke rumah-rumah warga dan saluran.
REGI/RADAR DEPOK
LEBIH BAIK MENCEGAH: Warga RT02/26, Kelurahan Sukamaju, melakukan fogging ke rumah-rumah warga dan saluran.

DEPOK – Wabah penyakit datang tidak mengenal tempat dan waktu. Di lingkungan perumahan sekali pun.

Seorang warga RT02/26 Perumahan Pondok Tirta Mandala, Kelurahan Sukamaju, Cilodong, terserang demam berdarah dengue (DBD) yang diakibatkan gigitan nyamuk aedes aegypti.

“Minggu lalu korban DB putrinya Pak Iskandar,” kata Ketua RT02/26, Roy Joeniarso kepada Radar Depok.

Maka untuk menangkal korban lainnya, Roy berinisiatif melakukan fogging. Alat fogging dan obatnya dibeli sendiri.

“Ini fogging mandiri kita. Di tahun ini sudah yang ketiga kalinya kita lakukan fogging,” sambung Roy.

Roy mengaku berinisiatif melakukan fogging secara mandiri lantaran mendapat informasi dari warga bila melapor ke puskesmas harus menunggu korban tiga orang.

“Daripada jatuh korban lagi saya beli alatnya. Jadi nggak perlu nunggu bantuan dari puskesmas,” katanya.

(Insert) Ketua RT02/26, Roy Joeniarso (tiga dari kiri) ikut melakukan fogging.

Roy mengatakan sejauh ini lingkungannya terbilang bersih. Warga semakin sadar menjaga kebersihan. Namun karena nyamuk aides aigepty merupakan penyakit yang mudah datang, maka tidak dapat dicegah. “Warga saya kalau ada kerja bakti turut aktif,” pungkas Roy. (cr1)