RICKY/RADAR DEPOK SILATURAHMI: Anggota DPRD Kota Depok, Yuni Indriani bersama Kepala DKUM, M. Fitriawan, Camat Cipayung dan kelurahan saat silaturahmi dengan para pelaku UKM di Kecamatan Cipayung.
RICKY/RADAR DEPOK
SILATURAHMI: Anggota DPRD Kota Depok, Yuni Indriani bersama Kepala DKUM, M. Fitriawan, Camat Cipayung dan kelurahan saat silaturahmi dengan para pelaku UKM di Kecamatan Cipayung.

DEPOK – Anggota DPRD Kota Depok, Yuni Indriani mengaku bangga dengan UKM di Kota Depok, khususnya di Kecamatan Cipayung yang produktif dan inovatif menelurkan produk unggulan.

“Saya sebagai dewan dari Dapil Cipayung-Sawangan Bojongsari, tentunya bangga dengan para pelaku UKM yang produktif dan inovatif menproduksi produk unggulan,” kata Yuni kepada Radar Depok, Rabu (1/8).

Menurut Yuni, hal tersebut ditandai dengan banyaknya produk yang dihasilkan, baik produk olahan makanan dan produk-produk unggulan lain yang dapat memperkenalkan ke khasan Kota Depok.

“Beberapa waktu lalu saya bersama Kadis UMKM dan Camat Cipayung mengadakan silaturahmi dengan para pelaku UKM di Kecamatan Cipayung, produk mereka bagus-bagus dan layak bersaing di pasar,” paparnya.

Yuni menilai kehadiran UKM bukan saja dalam rangka peningkatan pendapatan tapi juga untuk pemerataan pendapatan. Sehingga, perlu sentuhan dari Pemkot Depok untuk memajukan usaha mereka.

Untuk itu, pihaknya saat ini terus mendorong pengembangan UKM di sektor usaha produktif dan kreatif yang memiliki keunggulan komparatif.

“Juga mandirinya pun perlu di dorong, baik dari segi kualitas kerja, pemanfaatan teknologi dan informasi, fasilitasi akses pemasaran melalui revitaslisasi pasar rakyat, sarana usaha, media sosial dan sarana pemasaran lainnya, serta optimaliasai branding, design, packaging, dan promosi,” bebernya.

Ia pun menilai, Pemkot Depok sendiri sudah cukup baik dalam memberikan sentuhan kepada para pelaku UKM, baik berupa pelatihan dan lainnya. Namun, untuk UKM sendiri perlu diberikan kesempatan yang seluas-luasnya guna memasarkan hasil produksi mereka. Sehingga, mereka tidak akan kesulitan untuk melempar atau menjual produksi mereka ke pasar.

Ia mencontohkan, seperti membuat sentra UKM produk unggulan Kota Depok yang telah ada di Gedung DPRD Kota Depok dan beberapa tempat, selain itu, juga harus mempermudah perizinan bagi para pelaku UKM, baik untuk registrasi produk dan juga bantuan permodalan dari perbankan.

“Harus bisa diberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan usaha, jangan sampai nanti mereka terganjal oleh aturan dan kesulitan memperoleh tambahan modal usaha mereka. Dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif saat ini menjadi semangat bersama upaya menguatkan citra dan identitas budaya kota Depok,” tandasnya. (cky)